search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Puan Minta Kemendikbud Ristek Cermati Angka Putus Sekolah dan PJJ

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 02 Mei 2021 13:00
Puan Maharani. foto: istimewa
Puan Maharani. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencermati angka putus sekolah akibat pandemi Covid-19.

Puan menegaskan, efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat pandemi juga mengharuskan pemerintah membenahi infrastruktur agar merata di seluruh daerah.

Oleh karena itu, Kemendikbud Ristek, harus mencari penyebab anak putus sekolah pada masa pandemi. Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 yang mengambil tema ‘Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar’ merupakan momentum tepat untuk memetakan persoalan dan menghadirkan solusinya.

“Kemendikbud harus cari tahu penyebab banyak anak putus sekolah, apakah karena terkendala pembelajaran jarak jauh (infrastruktur), atau anak berhenti sekolah karena persoalan ekonomi keluarga akibat pandemi,” kata Puan, Minggu (2/5/2021).

Pembelajaran jarak jauh, kata Puan, masih mungkin diterapkan di sekolah-sekolah mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Karena itu, Puan meminta Kemendikbud Ristek melakukan pembenahan insfrastruktur kegiatan belajar mengajar.

Puan menegaskan, pemerataan infrastruktur pembelajaran jarak jauh adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi pemerintah.

“Agar merata dan tidak terjadi kesenjangan infrastrukur PPJ atau online antar daerah dan wilayah,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Selain kesiapan dan pemerataan infrastruktur pembelajaran jarak jauh, Puan juga meminta Kemendikbud Ristek menguji efektivitasnya, serta kualitas tenaga pendidik, peserta didik, dan materi pembelajarannya.

Puan mengatakan, hal itu harus dilakukan untuk mencegah semakin lebarnya kesenjangan pendidikan, terutama pada masa pembelajaran jarak jauh yang mensyaratkan infrastruktur digital, akses internet, serta perangkat pendukung lainnya.

“Perlu menguji efektivitas belajar online selama ini. Bila tidak ada tindakan maka kesenjangan pendidikan bisa semakin lebar,” ujar.

“Karena pendidikan adalah hak, kebutugan dasar, dan harus mampu mewujudkan national and charachter building,” lanjut Puan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top