search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Mendagri Minta Kepala Daerah Satu Komando Tegakkan Protokol Kesehatan

doelbeckz - Pluz.id Senin, 03 Mei 2021 16:00
RAKOR. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Forkopimda mengikuti rakor bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia dipimpin langsung Medagri Tito Karnavian secara virtual di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/5/2021). foto: humas pemkot makassar
RAKOR. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Forkopimda mengikuti rakor bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia dipimpin langsung Medagri Tito Karnavian secara virtual di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/5/2021). foto: humas pemkot makassar

Puji Danny Pomanto Turun Langsung Lapangan Sosialisasi

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Medagri) Tito Karnavian secara virtual di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/5/2021).

Pada kesempatan ini, Tito Karnavian meminta kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia satu narasi sepakat untuk membatasi aktivitas yang menimbulkan berkumpulnya orang banyak dan melarang mudik.

Hal tersebut agar kasus lonjakan Covid-19 seperti di India tidak terjadi di Indonesia.

“Kita harus ambil contoh kasus melonjaknya Covid-19 di India, mereka melakukan berbagai kelonggaran aktivitas, seperti pilkada tanpa protokol kesehatan, ritual agama dengan kerumunan serta even olahraga kriket, akibatnya kasus Covid-19 melonjak tajam dan akhirnya menimbulkan banyak jatuh korban jiwa,” bebernya.

Untuk Itu, Tito meminta kepala daerah jangan lengah dengan kejadian seperti di India.

“Kepada seluruh kepala daerah bersama pemerintah pusat sepakat dalam satu komando menegakkan protokol kesehatan, utamanya melarang mudik di Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.

“Menjelang hari raya terjadi peningkatan kerumunan, buka puasa, tarawih, ekonomi pasar, dan mudik berlebaran ini karena negara kita nomor satu muslim terbesar di dunia, hal ini sangat rawan menimbulkan penularan, kita harap itu tidak terjadi,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Tito juga mengapresiasi Wali Kota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto, yang turun langsung menegur salah satu pengelola pusat perbelanjaan yang pengunjungnya padat dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Ini hal luar biasa sekali, karena wali kota turun langsung menegur pengelola pusat perbelanjaan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan sekaligus sosialisasi pentingnya protokol kesehatan,” ujar Tito.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto, mengatakan, apapun yang menjadi keputusan pemerintah pusat tentunya dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan tetap tidak akan lengah, apalagi saat ini relawan Makassar Recover dan Satgas Raika telah menjalankan tugasnya.

“Saat ini relawan Makassar Recover dan Satgas Raika menjalankan tugasnya, mengurai keramaian, baik itu di tempat-tempat usaha yang dipadati pengunjung maupun tempat keramaian yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Selain Mendagri hadir pula pada rakor ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BNPB Doni Monardo serta Kepala BIN. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top