search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Warning Pengelola Tempat Usaha Disiplin Potokol Kesehatan

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 04 Mei 2021 11:00
RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memimpin rakor bersama Relawan Makassar Recover dan Satgas Raika setra para pengusaha restoran, pengelola pusat perbelanjaan, dan perhotelan di Ruang Sipakatau lantai ll Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/4/2021). foto: humas pemkot makassar
RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memimpin rakor bersama Relawan Makassar Recover dan Satgas Raika setra para pengusaha restoran, pengelola pusat perbelanjaan, dan perhotelan di Ruang Sipakatau lantai ll Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/4/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Relawan Makassar Recover dan Satgas Raika. Kegiatan ini diikuti pula para pengusaha restoran, pengelola pusat perbelanjaan, dan perhotelan. Bertempat di Ruang Sipakatau lantai ll Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/4/2021).

Rakor ini dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, membahas melonjaknya jumlah pengunjung di pusat-pusat perbelanjaan, hotel, dan restoran di Kota Makassar jelang Hari Raya Idulfitri 1442 H/2021 M.

Danny mengatakan, melonjaknya jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan, seperti di mal dikhawatirkan bisa mengakibatkan lonjakan Covid-19 seperti di India, akibat adanya pelonggaran hingga menimbulkan banyak korban tewas.

“Hari Kamis lalu kita telah pertegas mengeluarkan aturan dengan surat edaran untuk melarang mudik, makanya hari ini kita kumpulkan semua pemilik usaha dan acara. Kita hadirkan dalam rakor ini, karena tanpa dukungan dari mereka tindakan di lapangan saja tidak akan cukup,” katanya.

Danny menjelaskan, memasuki Hari Raya Idulftri yang sisa tinggal satu pekan lagi, utamanya pada puncak malam lebaran pihaknya terus melakukan sosialisasi dan penegasan bagian dari peneguran pengusaha.

“Tidak ada waktu lagi untuk tegur satu, dua, tiga. Kali teguran, karena kalau sudah satu, dua kali teguran sudah habis harinya. Maka insyaallah saya yakin tanpa teguran pun seluruh pemilik usaha dan acara akan melaksanakannya aturan dengan baik,” tegasnya.

Danny juga mengingatkan kepada kepala pasar untuk menjaga pasarnya dari protokol kesehatan.

Wali kota meminta kepada Direktur Pasar untuk mencopot kepala pasarnya jika tidak patuh menjaga pasarnya dari protokol kesehatan

“Kepala pasar adalah yang paling bertanggung jawab saya akan melakukan pencopotan, mengusulkan kepada Pak Direktur untuk mencopot siapa saja kepala pasar yang tidak bisa menjaga pasarnya dengan protokol kesehatan,” terangnya.

Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana bersama Dandim 1408 BS Makassar Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar Andi Sundari, Dandenpom XIV/4 Makassar Letnan Kolonel CPM Tabi Pasenggong, dan Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, mereka tampil sebagai narasumber membawakan materi penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top