Protokol Kesehatan Diperketat Jelang Idulfitri
PLUZ.ID, MAKASSAR – Pengamanan diperketat menjelang Lebaran Idulfitri. Terutama penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah-tengah aktivitas masyarakat.
Hal ini tergambar pada apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2021 Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1442 H yang diadakan Polrestabes Makassar di Lapangan Karebosi, Rabu (5/5/2021).
Apel gelar pasukan ini, dilaksanakan dengan tujuan menekan penyebaran virus Covid-19 yang dimana trennya selalu naik di akhir bulan Ramadan dan sehabis Hari Raya Idulfitri.
Hadir pada kegiatan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana, Forkopimda Makassar dan Sulsel, pimpinan TNI dan Polri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melaporkan terdapat 155.005 personel gabungan yang disiapkan yang terdiri dari Polri sebanyak 90.542 orang, TNI sebanyak 11.533 orang, dan 52.880 yang tergabung dalam Satpol PP, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, dan Pramuka yang tersebar di titik-titik yang sudah ditentukan.
Dan sebanyak 180 pos terpadu yang mengawasi bandara, tempat wisata, pelabuhan, stasiun, dan terminal.
Para petugas dan pos yang ada nantinya akan melakukan pengecekan dokumen penumpang, seperti sertifikat vaksinasi, hasil PCR negatif Covid-19, dan melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat.
“Harapan besar pengerahan pasukan ini, dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan agar masyarakay dapat terjaga dari virus Covid-19,” tegas Andi Sudirman.
Sebelumnya, hal penegakan disiplin protokol kesehatan telah menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sendiri.
Dimana beberapa hari lalu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyidak beberapa mal dan tempat usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Danny pun mengimbau untuk melakukan protokol pintu masuk sesuai kapasitas mal yang sudah ditetapkan.
“Kita mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran dalam menekan penyebaran virus agar cepat keluar dari masa pandemi ini. Kita juga membentuk Satgas Raika (Pengurai Keramaian) dan bersinergi dengan aparat TNI/Polri untuk kelancaran menjelang Idulfitri dan setelahnya,” tegas Danny. (***)