search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Cicu Janji Sampaikan Aspirasi Warga ke Pemkot Makassar

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 09 Mei 2021 23:00
RESES. Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga tahun anggaran 2020-2021 di Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (9/5/2021). foto: istimewa
RESES. Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga tahun anggaran 2020-2021 di Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (9/5/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga tahun anggaran 2020-2021 di Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (9/5/2021).

Pada kesempatan ini, Cicu, sapaan akrab
Andi Rachmatika Dewi, menerima keluhan mulai persoalan Posyandu hingga permintaan sirkuit balapan untuk anak muda.

Menurutnya, pihaknya akan menampung seluruh aspirasi selama kegiatan reses berlangsung.

“Tadi, warga Bara-baraya meminta perbaikan Posyandu. Ini kita akan koordinasikan dengan Pemkot (Pemerintah Kota) Makassar, karena kebetulan mereka usungan dari partai Nasdem,” jelas Cicu.

Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini, menjelaskan, Pemkot Makassar memiliki program Makassar Recover. Salah satu upayanya, menghadirkan satu kelurahan satu kontainer untuk pelayanan.

Kedepan, jika Makassar Recover sukses tangani Covid-19, maka kontainer rencananya akan dijadikan Posyandu baru.

“Program Danny-Fatma juga ada mengenai kader Posyandu. Insya Allah, semua akan menjadi perhatian,” katanya.

Kemudian, warga pertanyakaan soal tarif tol yang naik hingga 100 persen. Hal ini diprediksi menjadi beban pengendara utamanya angkutan kota.

Cicu mengatakan, dirinya akan komunikasikan dengan teman-teman DPRD Sulsel.

“Tarif tol itu keputusan pemerintah pusat dan DPR RI yang bisa atensi. Kami di DPRD Sulsel hanya bisa mengeluarkan rekomendasi untuk diteruskan ke DPR RI,” jelasnya.

Terakhir, Ketua Nasdem Kota Makassar itu, menerima masukan persoalan pembentukan sirkuit balapan. Pasalnya, akhir-akhir ini banyak terjadi balapan liar yang bisa membahayakan nyawa.

“Insya Allah, kita akan akomodir ini. Tapi, saya minta ke mereka yang miliki anak untuk jagai anaknya. Kalau perlu, jangan memanjakan dengan memberikan kunci motor,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top