search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Fatma Wahyuddin Usul Pemkot Makassar Buat Perwali Baca Tulis Al Qur’an

doelbeckz - Pluz.id Senin, 10 Mei 2021 18:00
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Makassar, Fatma Wahyuddin, sosialisasikan Perda Baca Tulis Al Qur'an di Hotel Aston Makassar, Senin (10/5/2021). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Makassar, Fatma Wahyuddin, sosialisasikan Perda Baca Tulis Al Qur'an di Hotel Aston Makassar, Senin (10/5/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyuddin, mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuat Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait Baca Tulis Al Qur’an. Sebab, regulasi ini penting untuk generasi muda.

Hal itu disampaikan Fatma saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an di Hotel Aston Makassar, Senin (10/5/2021).

“Tingkat SD, SMP, dan SMA wajib menerapkan Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an. Karena tujuan perda dibuat, upaya sistematis untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam baca tulis Al Qur’an,” jelasnya.

Tidak hanya membaca Al Qur’an, sambung Legislator Fraksi Demokrat, tetapi juga kemampuan menulis, menerjemahkan, memahami dan menghafal ayat-ayat Al Qur’an. Bahkan, mengamalkan ayat yang terkandung dalam Al Qur’an.

“Saat ini zaman teknologi, anak-anak sekarang jarang buka Al Qur’an malah buka permainan. Inilah peran kita sebagai orang tua mengajarkan soal baca tulis Al Qur’an,” paparnya.

Menurutnya, alasan ambil Perda Baca Tulis Al Qur’an untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengarahkan anaknya pelajari baca tulis Al Qur’an.

“Tidak mesti di sekolah anak-anak menerima baca tulis Al Qur’an, tapi juga di rumah. Orang tualah yang punya peran vital di sini,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Moh Syarief, mengatakan, Perda Baca Tulis Al Qur’an ini sejalan dengan program Danny-Fatma terkait penguatan keimanan keummatan melalui pembinaan. Pasalnya, metode itu akan berdampak sosial.

“Kalau pembinaan dilakukan dengan baik, masyarakat tenang, tidak ugal-ugalan dan yang berhubungan negatif. Itu, harapannya,” ujar Syarief.

Menurutnya, program Pemkot Makassar terkait penguatan keimanan keummatan salah satunya yakni membantu rumah ibadah. Tentu, melalui tahapan verifikasi

“Jadi, semua akan dibantu melalui visi misi Pak Danny dan Bu Fatma,” tegasnya. (***)

 

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top