Danny Pomanto Apresiasi Kritikan Djusman AR Terkait Penggunaan Anggaran Makassar Recover

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengapresiasi kritikan yang disampaikan Penggiat Anti Korupsi Djusman AR terkait penggunaan anggaran Makassar Recover yang telah menelan anggaran Rp50,2 miliar.

“Terkait apa yang dikritisi Pak Djusman, tentu merupakan hal yang baik. Untuk itu, kami apreseasi selaku Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, khususnya berkaitan program Makassar Recover. Pada prinsipnya substansi yang dikritisi Pak Djusman merupakan bentuk perhatian terhadap kami, sangat baik apalagi kritiknya disertai solusi,” ujarnya.

Danny Pomanto mengatakan, hal itu luar biasa. “Tidak ada alasan bagi kami pemeritah kota untuk resisten dengan kritikan itu. Kami sangat meresponnya dengan baik,” katanya.

“Apa yang diharapkan Pak Djusman memang sejalan dengan kebijakan dan program saya/kami, yakni wajib menerapkan pemerintahan bersih dan bebas KKN di birokrasi yang saya pimpin (Pemkot Makassar). Itu jelas dalam visi misi saya kemarin,” tambahnya.

Danny menjelaskan, dalam konfrensi pers Juru Bicara Makassar Recover, sebenarnya hanya kelalaian teknis dan ke depannya akan disempurnakan sesuai harapan masyarakat khususnya apa yang disampaikan tersebut.

“Apa yang dikritisi Pak Djusman kan hanyalah saran, bukan merupakan temuan, Pak Djusman jelas bilang begitu dalam pernyataannya di media. Jadi tidak ada masalahlah,” jelasnya.

“Mari sama-samaki semua dukung program Makassar Recover ini, apalagi launching program ini dihadiri bapak Presiden Joko Widodo. Tentu kami tidak mau terjadi praktik korupsi di dalamnya,” lanjut Danny.

Wali Kota Makassar ini, berterima kasih kepada Djusman atas perhatiannya kepada jajaran Pemkot Makassar.

“Saya salut dengan atensinya terkait pemerintahan bersih, tentu kami tindaklanjuti apa yang disarankan,” katanya.

“Saya kenal baik Pak Djusman, beliau aktivis yang berdedikasi tinggi, beliau bukan aktivis yang tidak jelas track record-nya,” sambung Danny.

“Setahu saya sampai sekarang ia konsisten di garis perjuangannya, jauh dari intrik-intrik kepentingan politis dan menyesatkan. Terima kasih Pak Djusman AR,” lanjutnya. (***)

Berita Terkait
Baca Juga