search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Majdah: Anugerah Ramadan, Warga Taat Protokol Kesehatan Salat Idulfitri di Masjid Ash Shahabah UIM

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 13 Mei 2021 16:00
SALAT ID. Rektor UIM, DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi (kiri), saat salat Idulfitri di Masjid Ash Shahabah Kompleks UIM, Kamis (13/5/2021). foto: humas uim
SALAT ID. Rektor UIM, DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi (kiri), saat salat Idulfitri di Masjid Ash Shahabah Kompleks UIM, Kamis (13/5/2021). foto: humas uim

PLUZ.ID, MAKASSAR – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM), DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi, memberi apresiasi kepada warga yang ikut Salat Idulfitri di Masjid Ash Shahabah Kompleks UIM taat protokol kesehatan secara ketat dengan memakai masker serta jaga jarak, Kamis (13/5/2021).

Terbukti kapasitas masjid penuh ribuan jemaah yang hadir, namun rapi terisi dengan protokol kesehatan ketat, dengan khatib Prof DR KH Abdullah Rahim Yunus MA Wakil Ketua MUI Propinsi Sulsel dan Imam Drs KH Maskur Yusuf MAg Ketua Lembaga Aswaja UIM.

Mewakili civitas akademi Universitas Islam Makassar Majdah menghaturkan mohon maaf lahir batin kepada seluruh masyakat Indonesia, khususnya Sulsel 1 Syawal 1442 H yang jatuh pada Kamis (13/5/2021).

FOTO BERSAMA. Rektor UIM, DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi (tengah) foto bersama dengan civitas UIM dan jemaah usai salat Idulfitri di Masjid Ash Shahabah Kompleks UIM, Kamis (13/5/2021). foto: humas uim

“Kita berdoa semoga segera kita lalui pandemi Covid-19. Animo masyakat sangat tinggi salat di masjid UIM tentunya saat Salat Idul Adha nanti akan kita benahi lebih baik lagi khususnya buat masyakat yang lanjut usia,” ujar Majdah.

Khatib Idulfitri 1 Syawal 1442 H, Prof DR KH Abdullah Rahim Yunus MA menyampaikan kepada seluruh masyarakat sebulan puasa itu adalah proses ibarat kursus aplikasinya setelah Ramadan.

“Semoga kita terhindar dari umat Islam yang merugi, seperti tertuang di Surat Al-’Ashr ayat 1-3, yang menjelaskan Allah SWT telah bersumpah atas nama waktu, celakalah bagi manusia yang menyia-nyiakan waktu untuk hal kurang bermanfaat, kecuali orang yang memiliki keiman, selalu beramal saleh saling berwasiat terhadap kebenaran dan kesabaran. Ini penting jangan kita sudah haus serta lapar, namun kita tidak mendapat amal apapun di bulan suci,” ujar Rahim Yunus. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top