search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Presiden Imbau Kepala Daerah Hati-hati Gelombang Kedua Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Senin, 17 Mei 2021 20:00
ARAHAN PRESIDEN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Sekda Kota Makassar Muh Ansar saat mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo secara virtual kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, Senin (17/5/2021). foto: humas pemkot makassar
ARAHAN PRESIDEN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Sekda Kota Makassar Muh Ansar saat mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo secara virtual kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, Senin (17/5/2021). foto: humas pemkot makassar

Danny Pomanto Punya Langkah Antisipasi

PLUZ.ID, MAKASSAR – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk tetap berhati-hati terhadap lonjakan penularan Covid-19 pascalebaran Idulfitri, Senin (17/5/2021).

Kepala daerah diharapkan segera melakukan antisipasi lonjakan tersebut. Ada sepuluh daerah yang masih mengalami lonjakan penularan Covid-19, seperti Jawa timur, Banten, Papua, Papua Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Banten, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara, Sulsel mengalami penurunan meskipun tetap diimbau untuk berhati- hati.

“Ada tiga yang mengalami penurunan terindikasi Covid-19, yaitu Gorontalo, Maluku, dan Sulbar. Sulsel juga mengalami penurunan, namun tetap berhati-hati,” sebut Jokowi.

VIRTUAL. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Sekda Kota Makassar Muh Ansar dan Forkopimda saat mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo secara virtual kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, Senin (17/5/2021). foto: humas pemkot makassar

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan, akan terus melakukan pengawalan untuk tetap mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Makassar.

“Tidak, karena terlalu banyak, kita sudah -0.21 setelah Lebaran kita bisa positif lah, kan baru sepuluh provinsi yang positif, kalau Makassar sebenarnya sudah positif kalau menurut BPS Kota Makassar, tapi inikan Sulsel, ukurannya provinsi, kita sudah dekat-dekat positiflah secara umum,” ucapnya.

“Betul, kita jaga betul dan kawal ini, kemarin saya waktu Minggu pagi saya turun, Lego-lego ditutup, Pantai Losari ditutup, tapi tetap ada yang terobos masuk saya liat ada beberapa pedagang kaki lima yang buka,” tambah Danny didampingi Muh Ansar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar.

Sementara, tempat wisata di Tanjung Merdeka, Danny tetap mengontrol lonjakan pengunjung.

FOTO BERSAMA. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Sekda Kota Makassar Muh Ansar dan Forkopimda foto bersama di sela-sela mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo secara virtual kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, Senin (17/5/2021). foto: humas pemkot makassar

“Kemudian memang di Tanjung Merdeka saya minta dijaga, dan Alhamdulillah tetap dalam kontrol, tidak ada ledakan seperti biasanya, karena masyarakat pengelola Tanjung Merdeka yang mengatur itu, sehingga mereka sendiri menjaganya, saya sudah instruksikan itu,” jelasnya.

Namun, Danny tetap melakukan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan Covid-19 pascalebaran.

“Saya kira rumah sakit harus stand by, obat-obatan, sistem juga harus stand by, makanya saya mau mempercepat GeNose tiba, kita juga menunggu 400 ribu antigen yang kita adakan di Makassar Recover. Tapi kita berharap tetap stabil sekarang Rt-nya di angka 0,7,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top