search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Covid Hunter Siap Beraksi Kejar Pasien Suspect Covid-19 di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 04 Juni 2021 23:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: humas pemkot makassar
Moh Ramdhan Pomanto. foto: humas pemkot makassar

Didukung 1.071 Petugas dan 17 Unit Mobil Operasional

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, secara resmi melaunching tim Covid Hunter di Tribun Karebosi Makassar, Jumat (4/6/2021).

Pembentukan tim Covid Hunter ini, melengkapi dua Satuan Tugas (Satgas) yang sudah berjalan, yakni Satgas Raika dan Tim Detektor, yang berguna menahan laju pertambahan kasus Covid-19 di Kota Makassar.

Satgas Raika untuk memastikan orang taat protokol kesehatan. Sementara, Covid Hunter memiliki tugas khusus untuk melakukan testing, tracing, dan treatment terhadap pasien baru Covid-19 di Kota Makassar.

LAUNCHING. Suasana launching tim Covid Hunter di Tribun Karebosi Makassar, Jumat (4/6/2021). foto: humas pemkot makassar

Danny menjelaskan, tim Covid Hunter yang berjumlah 1.071 petugas akan dibagi per tim setiap kelurahan.

Satu tim terdiri tujuh orang, diantaranya dua tenaga kesehatan, dua polisi, satu TNI, dan dua Satpol PP.

“Ini hadir untuk memastikan semua orang sehat dan mendapatkan perawatan tanpa menunggu orang sakit. Jadi tugasnya men-tracing orang yang sudah suspect. Dan yang sudah suspect akan dikarantina. Serta tim Covid Hunter akan men-testing lokasi yang telah didatangi pasien suspect, seperti di kantornya, di tempat nongkrongnya, dan lainnya,” ucap Danny.

Tim Covid Hunter menggunakan mobil yang sudah dirancang khusus mendukung operasional tim di lapangan. Berdasarkan pantauan, kendaraan tersebut menyerupai ambulance.

KENDARAAN OPERASIONAL. Penampakan kendaraan operasional tim Covid Hunter saat launching di Tribun Karebosi Makassar, Jumat (4/6/2021). foto: humas pemkot makassar

Bagian dalam, dilengkapi berbagai perlengkapan medis dan fasilitas yang memadai. Seperti tandu pemuatan, lemari medis, persediaan tabung oksigen, kursi dokter, dan pemadam api bersama dengan pencahayaan internal.

“Mobil ini juga dilengkapi dengan antigen dan obat-obatan multivitamin,” sebut Danny.

Ada 17 unit mobil yang tersedia. 15 unit untuk setiap kecamatan dan dua mobil bertugas sebagai mobil pemantau.

Danny mengatakan, mobil tersebut sengaja dimodifikasi khusus untuk menangani pasien Covid-19. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top