search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pekerja Terpapar Covid-19, Satpol PP Segel Proyek Apertemen di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 04 Juni 2021 23:45
PENYEGELAN. Petugas Satpol PP Kota Makassar menyegel lokasi pembangunan apartemen 31 Sudirman Suites Makassar yang berlokasi di Jl Jenderal Sudirman, Jumat (4/6/2021). foto: istimewa
PENYEGELAN. Petugas Satpol PP Kota Makassar menyegel lokasi pembangunan apartemen 31 Sudirman Suites Makassar yang berlokasi di Jl Jenderal Sudirman, Jumat (4/6/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Petugas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyegel lokasi pembangunan apartemen 31 Sudirman Suites Makassar yang berlokasi di Jl Jenderal Sudirman.

Hal ini lantaran aktivitas pembangunan tetap berjalan meski 45 pekerjanya terpapar Covid-19.

Ketua Satgas Pengurai Kerumunan (Raika), Iman Hud, langsung menghentikan operasional pembangunan apartemen tersebut. Pekerja lain yang berada di dalam lokasi proyek diminta tak keluar. Pintu disegel.

“Ini sudah ditemukan secara fakta bahwa ada yang positif di lokasi pembangunan itu. Yang kita antisipasi bisa saja varian baru atau bukan,” kata Iman Hud, Jumat (4/6/2021).

Sekretaris Satpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan, mengatakan, dalam aturan yang berlaku, perusahaan wajib menghentian sementara aktivitas apabila ditemukan ada pekerja yang terpapar virus corona.

“Ini antisipasi karena bisa jadi klaster, jadi sebentar kita segel atau lockdown ini bangunan. Sampai betul-betul aman,” ujarnya.

Iqbal menjelaskan, langkah itu sebagai tindak lanjut laporan dari Satgas Kecamatan bahwa ada puluhan pekerja di proyek ini yang positif Covid-19.

Petugas kemudian menyambangi dan terbukti berdasarkan pengakuan pelaksana proyek. Penyemprotan disinfektan langsung dilakukan.

“Ada laporan Master Covid-19 di Kecamatan Ujung Pandang. Pekerjanya terjangkit, katanya dari Jawa. Di sini mau dibangun apertemen mewah,” tambahnya.

Kepada petugas, HRD Totalindo, kontraktor proyek pembangunan apartemen, Sabda Jati, mengatakan, ada 45 pekerja yang terpapar virus corona. Sebagian berasal dari Jawa Tengah dan terdeteksi saat memasuki Makassar melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Dia melaporkan pekerja yang terkonfirmasi telah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Total 45 pekerja positif Covid-19 dirawat, karena rapid antigen. Itu awalnya negatif, kita tes lagi lima baru diketahui hari ini. Mereka berasal dari Jawa Tengah,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top