search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Paparkan Makassar Recover di Seminar Internasional

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 16 Juni 2021 21:00
SEMINAR INTERNASIONAL. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menjadi keynote speaker seminar internasional yang pertama, The First International Conference of Social Science Humanities and Technology yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia Chapter Makassar, Rabu (16/6/2021). foto: humas pemkot makassar
SEMINAR INTERNASIONAL. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menjadi keynote speaker seminar internasional yang pertama, The First International Conference of Social Science Humanities and Technology yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia Chapter Makassar, Rabu (16/6/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memaparkan Makassar Recover saat menjadi keynote speaker dalam seminar internasional yang pertama, The First International Conference of Social Science Humanities and Technology yang digelar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universiti Kebangsaan Malaysia Chapter Makassar, Rabu (16/6/2021).

Dalam seminar yang digelar untuk menyatukan pemikiran para cendekiawan, praktisi, dan para pakar di berbagai bidang keilmuan dalam menyikapi berbagai bencana alam maupun bencana nonalam, khusus pandemi Covid-19.

Wali Kota Makassar memaparkan terkait tiga ecosystem Makassar Recover yang meliputi Imunitas Kesehatan, Adaptasi Sosial, dan Pemulihan Ekonomi.

“Makassar Recover adalah program sistem yang dirancang untuk bergerak secara serentak. Dengan 10 ribu relawan detektor yang bertugas secara door to door dan tatap muka. Selain itu, Makassar Recover juga mengatur terkait pendataan warga secara digital melalui aplikasi yang telah disiapkan. Data tersebut digunakan sebagai acuan untuk mengetahui kesehatan masyarakat dan melakukan tracing. Juga sebagai dasar penetapan imunitas kesehatan warga masyarakat,” papar Danny Pomanto secara virtual, Rabu (16/6/2021).

Berdasarkan hasil data yang dihimpun pula, dengan hasil terukur beberapa kegiatan program pemerintah kota Makassar berjalan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, seperti halnya saat Hari Raya Idulfitri, dengan terapi yang dilakukan tidak menimbulkan kluster.

“Alhamdulillah, data per 13 Juni dilaporkan Makassar dalam dua minggu terakhir, tidak ada kasus kematian Covid-19,” ujarnya.

Dalam seminar international tersebut juga menghadirkan Naib Canselor UKM, Prof Dato’ Mohd Ekhwan Hj Toriman, Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo serta Direktur Pusat Perhubungan Alumni UKM Prof Syuhaimi A Rahman.

Pemaparan Danny mendapat apresiasi dari tim pelaksana seminar dan berharap kesediaan Wali Kota Makassar untuk berbagi materi serta konsep Makassar Recover. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top