PLUZ.ID, BONE – Warga sekitar pelabuhan rakyat Bajoe, Kabupaten Bone, dikejutkan bunyi ledakan yang menyebabkan satu unit kapal yang tengah bersandar di lokasi tersebut hangus terbakar, sekitar pukul 06.15 WITA, Jumat (25/6/2021).
Kapal Motor Mega Surya milik H Hasyim (60), warga Kelurahan Bajoe Tanete Riattang Timur yang diketahui akan berangkat menuju Kabupaten Bau-bau, Sulawesi Tenggara dengan membawa barang-barang kebutuhan pokok dan tabung gas Elpiji.
Kesaksian dari ABK (Anak Buah Kapal) musibah ini berawal dari ledakan di kamar mesin kapal saat mereka tengah memompa air, tidak lama berselang api mulai muncul dan membakar seluruh bagian kapal yang terbuat dari kayu.
Sekitar pukul 07.15 WITA, lima unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bone tiba di lokasi kejadian dan langsung memadamkan api. Pukul 07.30 WITA, tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan evakuasi terhadap barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Akibat kejadian tersebut, dua orang ABK kapal atas nama Ardi (40) warga Bajoe dan Masri (30) warga Kabupaten Bombana Sultra mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan kerugian akibat kebakaran ini, ditafsir mencapai Rp1 miliar.
Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, mengatakan, saat tim SAR Brimob tiba di lokasi kejadian, api sudah berhasil dipadamkan tapi masih ada beberapa barang yang berada di atas kapal, sehingga tim SAR langsung menurunkan satu unit perahu untuk membantu proses evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Danyon menambahkan, tim SAR Batalyon C Pelopor telah bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi barang- barang/orang yang ada di atas kapal yang terbakar ini demi mencegah aksi-aksi penjarahan yang dapat menambah kerugian pemilik kapal.
“Jadi sebagai wujud dari bhakti Brimob untuk masyarakat, ketika menerima laporan tentang adanya musibah dalam hal ini kapal terbakar, kami langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi. Selain itu, kami juga berupaya mencegah terjadinya aksi-aksi penjarahan yang dilakukan oknum tertentu yang memanfaatkan situasi ini,” tambah Kompol Nur Ichsan.
Sementara, di lokasi berbeda, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis PS, mengatakan, Satbrimob Polda Sulsel telah memiliki tim SAR yang berkompeten untuk melakukan penyelamatan, baik itu kecelakaan di air maupun di darat.
“Demi memenuhi permintaan bantuan masyarakat terkait musibah yang terjadi di darat dan di air sebagai wujud implementasi dari bhakti Brimob untuk Indonesia, kami selalu menyiapkan / menyiagakan tim SAR Brimob yang berkompeten dibidangnya. Tim SAR ini juga kami siaga selama 1 x 24 jam setiap harinya, jadi kami selalu siap melakukan pertolongan kapan saja,” jelas Muhammad Anis.
Selain personel SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, dalam proses evakuasi korban dan barang KM Mega Surya ini, juga turun personel dari Basarnas Bone, Polair Polres Bone, Polsek Kawasan Pelabuhan serta warga dan nelayan sekitar. (***)