search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Target Zero Stunting 2024 dengan Melibatkan Detektor Makassar Recover

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 30 Juni 2021 10:00
PERINGATAN HARGANAS. Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto usai menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2021 secara meeting Zoom di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Selasa (29/6/2021). foto: humas pemkot makassar
PERINGATAN HARGANAS. Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto usai menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2021 secara meeting Zoom di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Selasa (29/6/2021). foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan Zero Stunting di Makassar pada 2024.

Hal tersebut diutarakan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto usai menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2021 secara meeting Zoom di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Selasa (29/6/2021).

Harganas 2021 dibuka secara resmi Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin diikuti gubernur, wali kota, serta bupati se- Indonesia.

Dengan mengambil tema ‘Keluarga Keren, Cegah Stunting’ diharapkan Harganas tahun ini, mampu mensinergikan gerak dan langkah keluarga Indonesia mencegah stunting utamanya di masa pandemi Covid-19.

Danny Pomanto mengatakan, walaupun angka stunting Makassar sekitar 8,37 persen dibanding nasional, yakni 14 persen, pemerintah kota terus menerus melakukan usaha-usaha pencegahan stunting dengan langkah-langkah prosedur dengan baik.

“Ada yang sudah kita lampaui 100 persen, rata-rata 95 persen, walaupun masih ada yang 20 persen kita akan benahi, Insya Allah program stunting di Makassar mengalami hal yang sangat menggembirakan, karena berbasis melibatkan masyarakat, berbasis lorong, dan berbasis keluarga utamanya ibu dan anak,” katanya.

Danny menjelaskan, untuk mewujudkan angka stunting sekecil mungkin, pihaknya kembali akan mengaktifkan program lorong-lorong yang sudah menjadi bagian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkot Makassar.

“Kami akan mengejar stunting sekecil mungkin dari berbagai arah kebijakan, termasuk persiapan ibunya, remaja putrinya, vaksinasinya bayi, dan anak-anaknya usia 12 hingga 18 tahun kan dilakukan secara komprehensif dari berbagai sudut,” terang Danny.

Selanjutnya, Danny akan memerintahkan Detektor bergerilya dari lorong ke lorong melalui momen program Makassar Recover, mencoba menandai masalah stunting di semua pelosok kota Makassar.

“Di dalam ekonomi recover salah satu ekosistem Makassar Recover, itu di dalamnya ada namanya Suplemen Gizi untuk Rakyat (Sugisura) itu adalah semangat kita untuk memberantas masalah stunting,” tegasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top