search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Pemkot Makassar Pelatihan Simulasi GeNose

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 30 Juni 2021 14:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: humas pemkot makassar
Moh Ramdhan Pomanto. foto: humas pemkot makassar

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih GeNose sebagai alat tes pelacakan kasus atau tracing contact Covid-19 di Kota Makassar, setelah melalui serangkaian uji coba.

Oleh karena itu, Pemkot Makassar memberikan pelatihan kepada 306 petugas yang nantinya bakal mengoperasikan alat GeNose di 153 kelurahan di Kota Makassar di Four Points by Sheraton Makassar, Kota Makassar, Senin (28/6/2021).

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, pelatihan ini diperuntukkan untuk pengoperasian GeNose guna menekan laju penyebaran Covid-19 di Kota Makassar.

“Insya Allah, 1 Juli 2021, kita akan melaunching Detektor Covid-19. 2 Juli langsung turun semua ke kelurahan berbasis RT/RW. Sebanyak 300 ribu rumah nantinya akan dikunjungi,” ujarnya.

Danny Pomanto mengatakan, dari 306 peserta pelatihan, tidak semuanya merupakan petugas kesehatan.

“Karena GeNose ini tidak hanya dioprasikan oleh mereka yang basicnya kesehatan, walaupun bukan mereka juga bisa mengoperasikan ini,” ujarnya.

Nantinya, masing-masing kelurahan akan disiapkan satu alat GeNose. “Jadi kami minta, satu kelurahan satu operator, jadi 153 dari kelurahan. Kemudian kami minta masing-masing puskesmas itu 3, jadi bisa bergantian pemeriksaannya. Totalnya itu dari detektor, paramedis dan dokter 15.306 yang akan menggunakan,” katanya.

Rencananya GeNose akan ditempatkan di center kesehatan, yaitu di kontainer masing-masing kelurahan. Namun, saat ini sebagian kontainernya masih progres. Dan alat GeNose bakal ditempatkan di Kantor Lurah atau di rumah RT/RW.

“Jadi kalau masyarakat mau memeriksakan dirinya bisa, karena di situ ada petugas dari kesehatan, kelurahan, dan ada juga dari Dinas Kesehatan,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top