search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Vaksinasi Covid-19 di Atas 50 Persen, Plt Gubernur Sulsel: Alhamdulillah

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 30 Juni 2021 12:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel
Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Layanan vaksinasi Covid-19 terus massif dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Bahkan, kini sudah mencapai lebih dari 50 persen masyarakat yang telah divaksin dari target sasaran.

Dari data Dinas Kesehatan Sulsel, perkembangan vaksinasi Covid-19 mencapai angka 780.766 orang atau 51,82 persen.

“Alhamdulillah, per tanggal 28 Juni 2021, sudah 51,82 persen yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 dari target vaksinasi Provinsi Sulawesi Selatan 1.506.638 orang,” ujar Andi Sudirman Sulaiman, Plt Gubernur Sulsel, Selasa (29/6/2021).

Andi Sudirman mengapresiasi seluruh pihak terkait. Mulai dari tenaga kesehatan serta aparat TNI dan Polri, yang bersama membantu pelaksanaan vaksinasi ini. Serta dukungan dan antusiasme masyarakat Sulsel yang responsif dalam vaksinasi ini.

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah Covid-19.

“Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Serta menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menekan angka penyebaran virus corona,” ujarnya.

Sasaran vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan pelayanan publik, kata Andi Sudirman, sudah on the track. Saat ini perlu penguatan vaksinasi bagi lansia.

“Dengan pencapaian vaksinasi itu, kita terus kejar target bersama. Utamanya vaksinasi bagi para lansia yang saat ini telah divaksin 71.293 atau 9,46 persen dari target sasaran,” imbuhnya.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam pengendalian Covid-19, kata Plt Gubernur Sulsel, diantaranya penguatan pengawasan di posko PPKM di desa/kelurahan melaksanakan pemeriksaan kembali kedatangan penumpang di bandara dan pelabuhan dengan cara random menggunakan awab antigen serta menghimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan menuju wilayah (provinsi/kabupaten/kota) yang tergolong zona merah

“Yang terpenting bagaimana untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, menjaga imun dengan makanan dan minuman yang bergizi, serta senantiasa berdoa agar diberi keselamatan dan kesehatan dalam menjalani aktivitas,” jelasnya.

Selain upaya penanganan pandemi Covid-19, dirinya pun berharap, sistem perekonomian tetap bisa berjalan dalam upaya pemulihan ekonomi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top