search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Indika Energy Harus Tuntaskan Masalah MDA di Luwu

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 01 Juli 2021 21:00
AREA TAMBANG. Area penambangan PT Masmindo Dwi Area (MDA) yang merupakan anak perusahaan asing asal Australia, di bawah naungan perusahaan induk bernama Nusantara Resources Limited (Nusantara) yang telah resmi diakuisisi PT Indika Energy Tbk (INDY) di Kabupaten Luwu. foto: istimewa
AREA TAMBANG. Area penambangan PT Masmindo Dwi Area (MDA) yang merupakan anak perusahaan asing asal Australia, di bawah naungan perusahaan induk bernama Nusantara Resources Limited (Nusantara) yang telah resmi diakuisisi PT Indika Energy Tbk (INDY) di Kabupaten Luwu. foto: istimewa

PLUZ.ID, LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) yang merupakan anak perusahaan asing asal Australia, di bawah naungan perusahaan induk bernama Nusantara Resources Limited (Nusantara) telah resmi diakuisisi PT Indika Energy Tbk (INDY).

Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, PT Indika Energy Tbk (INDY) telah menandatangani scheme implementation deed saham Nusantara Resources Limited yang mengelola tambang emas di Kabupaten Luwu, Sulsel, melalui mekanisme scheme of arrangement.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Luwu, Ilhamzah, menilai dengan adanya akuisisi ini, maka Indika Energy akan mengendalikan Masmindo sepenuhnya termasuk mewarisi seluruh masalah yang akan ditinggalkan manajemen Masmindo.

“Pascadiakuisisinya Masmindo oleh Indika Energy, maka secara otomatis Indika Energy akan mengendalikan Masmindo sepenuhnya. Termasuk mewarisi seluruh masalah yang akan ditinggalkan manajemen sebelumnya,” ujar Ilhamzah, Kamis (1/7/2021).

Ilhamzah mengatakan, masalah yang hingga saat ini belum diselesaikan Masmindo adalah kompensasi pembebasan lahan milik warga setempat, belum lagi dampak lingkungan yang diakibatkan selama beroperasinya perusahaan tersebut. Selain itu, komitmen Masmindo dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dinilai juga belum kelar.

“Hampir dipastikan setelah akuisisi ini, eksploitasi yang nantinya akan dilakukan Indika Energy akan mengubah landskap alam dan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat, dan hal ini menjadi perhatian kami,” katanya.

Ilham, sapaan akrab Ilhamzah, menjelaskan, ke depan Masmindo di bawah kendali Indika Energy harus memastikan sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, memberikan kepastian penuh kepada masyarakat terkait relokasi dan kompensasi pembesan lahan, mempersiapkan standar baku rencana strategis terkait kesejahteraan untuk masyarakat Luwu, menetapkan standar agrement pelibatan, dan rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

“PT MDA (Masmindo) di bawah kendali Indika Energy harus bisa bersinergi dengan Pemkab Luwu dalam melakukan berbagai aspek kegiatan yang bermuara pada kesejahteraan bersama dan tidak merugikan pihak manapun terutama kepada masyarakat Luwu,” jelasnya.

Sejauh ini, kata Ilham, terkait tambang emas di Luwu, ekplorasi yang dilakukan Masmindo di Luwu dianggap gagal memberi kontribusi yang siginifikan terhadap keberlangsungan hidup orang banyak. Sehingga, menurutnya, cara pandang baru diperlukan untuk menemukenali masalah yang ada termasuk di dalamnya keberanian untuk melakukan penyegaran.

“Manajemen PT MDA saat ini, kami nilai gagal mengolah dan mengelola keberadaan sumber daya alam dan sumber daya manusia di Luwu dengan baik. Oleh karena itu, penyegaran direksi sampai manageman adalah hal penting yang mesti disegerakan,” tegasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top