search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nunung Dasniar Minta Semua Pihak Mengimplementasikan Perda Perlindungan Anak

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 01 Juli 2021 10:00
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar, menggelar sosialisasi Perda nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel D’Maleo Makassar, Rabu (30/6/2021). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar, menggelar sosialisasi Perda nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel D’Maleo Makassar, Rabu (30/6/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel D’Maleo Makassar, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, anak merupakan penerus bangsa dan tiang dari pemerintah, sehingga perlu perhatian. Perda tentang Perlindungan Anak ini, menjadi acuan tidak hanya pemerintah, tetapi orang tua dan lingkungan dalam melindungi anak.

“Saya ajak semua pihak terutama pemerintah untuk merealisasikan dan mengimplementasikan perda ini,” ucap Nunung Dasniar.

Apalagi, kata legislator fraksi Gerindra ini, kondisi saat ini tidak sedikit anak menjadi korban eksploitasi bahkan menjadi target kekerasan dan kejahatan. Itu, bisa dicegah dengan adanya perhatian masyarakat.

“Saya minta peserta yang hadir membantu menyebarluaskan perda ini ke lingkungan sekitarnya. Ini menjadi kontribusi kecil untuk masa depan bangsa Indonesia terkhusus Kota Makassar,” ucapnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Suriyanti HS, menjelaskan, regulasi yang telah ditetapkan pemerintah ,maka masyarakat wajib mengetahui. Salah satu upaya yang dilakukan wakil rakyat yakni mensosialisasikan perda tersebut.

“Kita bersyukur, Bu Dewan (Nunung Dasniar, red) mensosialisaiskan Perda Perlindungan Anak. Mudah-mudahan masyarakat bisa memahami regulasi ini,” ungkapnya.

Suriyanti mengatakan, alasan lahirnya perda ini, yakni untuk melindungi anak-anak dari kejahatan orang dewasa. Mulai dari kasus kekerasan rumah tangga hingga yang terjadi di masyarakat berpotensi terus terjadi.

“Pemerintah wajib membuat aturan untuk melindungi anak-anak. Karena banyak kasus-kasus yang bisa mengarah pada kekerasan anak,” jelasnya.

“Regulasi ini mengatur, pemerintah, keluarga di rumah tangga sampai pada lingkungan masyarakat wajib mengikuti aturan ini. Jika tidak, ada sanksi yang akan diberikan,” tambahnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top