search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tiran Group Tanda Tangani Kontrak Jual Beli Listrik dengan PLN dan Kontrak Pembangunan Smelter Nikel

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 02 Juli 2021 17:00
KERJA SAMA. Direktur Utama Tiran Group, Dr HM Sattar Taba SE MIP (kiri) menghadiri penandatanganan kerja sama jual beli listrik Tiran Group dengan PLN dan kontrak pembangunan smelter nikel di AAS Building, Makassar, Jumat (2/7/2021). foto: istimewa
KERJA SAMA. Direktur Utama Tiran Group, Dr HM Sattar Taba SE MIP (kiri) menghadiri penandatanganan kerja sama jual beli listrik Tiran Group dengan PLN dan kontrak pembangunan smelter nikel di AAS Building, Makassar, Jumat (2/7/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Tiran Group, perusahaan raksasa milik Andi Amran Sulaiman (AAS), kembali membuat milestone.

Grup perusahaan yang kini dinahkodai Dr HM Sattar Taba SE MIP yang membawahi 38 perusahaan ini, akan menandatangani bersama kontrak jual beli listrik dengan PLN dan kontrak pembangunan smelter nikel.

Penandatanganan dilakukan, Jumat (2/7/2021), di AAS Building, gedung yang kini terlihat mentereng terdiri dari 13 lantai dan berdiri megah di Jl Urip Sumoharjo berawal dari ‘gubuk reyot’ berukuran 2×3 meter di kaki gunung Bakunge, Kabupaten Bone. Jangan lupa di Rooftop AAS Building ini, sudah tersedia helipad.

Modal kepercayaan dan kerja keras adalah landasan filosofi perusahaan ini berdiri, sejak awal Tiran Group sudah konsentrasi pada pengembangan bisnis dan proyek dengan pola sedekah.

“Kami menilai bahwa pekerjaan itu untuk kerja-kerja kemanusiaan sehingga hasilnya jangan dinikmati segelintir saja, tapi semakin banyak yang menikmati akan semakin berkah. Etos kerja yang di landasi dengan kejujuran, serta menjadikan kerja sebagai ibadah merupakan motivasi bagi seluruh karyawan Tiran Group,” ujar Sattar Taba.

Menurutnya, inilah yang membuat Tiran Group berhasil dan tegak menegakkan panji ekonomi secara mandiri.

Dalam rangka menyemarakkan kegiatan penandatanganan kontrak tersebut, Tiran Group juga melakukan doa khusus yang diarahkan Direktur Utama Tiran Group dan mengikuti kebiasaan tokoh besar yang selalu bertasbih ini.

Sebagaimana diketahui, kehadiran sosok Sattar Taba yang bertangan dingin dan berpengalaman dalam memimpin perusahaan akan menambah holding company ini, menjadi lebih besar lagi.

Sattar Taba tentu sudah tidak asing lagi di dunia korporasi, beliau beberapa kali mendapat penghargaan sebagai CEO terbaik saat memimpin BUMN dan Persero. Selain dikenal hebat dalam berbisnis, beliau juga seorang organisatoris dan berjaya membawa nama KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) secara nasional dan internasional.

Sattar Taba mengemukakan, amanah ini adalah kunci untuk menggapai puncak dari kerja-kerja kemanusiaan, sehingga tentu mengawali pekerjaan ini Tiran Group akan mulai dengan doa akbar bersama owner, para komisaris, direksi, dan karyawan Tiran Group agar kelak perusahaan ini senantiasa dalam lindungan-Nya dan akan menjadi contoh yang baik bagi proses penciptaan suasana kerja yang diridai Allah SWT.

Juga, selain Sattar Taba, terdapat beberapa nama orang hebat yang ikut mengisi jajaran direksi untuk melengkapi manajemen perusahaan Tiran Group, diantaranya Justan Riduan Siahaan Ak, MAcc selaku Direktur Keuangan, beliau Irjen Kementerian Pertanian tahun 2015-2020 setelah selama enam tahun eselon dua di BPKP.

Mayjen TNI (Purn) H Iskandar MS SE MSi sebagai Direktur Operasional mantan Pangdam II Sriwijaya. Ir Moch Safri Sabit MSi dengan pengalaman memimpin perbankan sebagai direktur pemasaran, dan target omzet Tiran Group di tahun 2021 akan mencapai Rp5,5 triliun.

Kini bertambah lagi Mansur sebagai staf ahli Dirut. “Beliau adalah mantan direktur Bulog. Merekalah yang akan menjadi penggerak mesin Tiran Group yang akan bergerak ke masa depan menjemput niat besar seorang Andi Amran Sulaiman, pemuda desa yang bermimpi untuk cita-cita besar kejayaan investasi dan Indonesia mandiri,” jelas HM Sattar Taba.

Tiran Group akan melakukan investasi besar-besaran dalam suatu Kawasan Industri berbasis smelter nikel. Sebagai tahap pertama, perusahaan rising star yang sedang tumbuh pesat di wilayah timur Indonesia ini akan menandatangani kontrak pembangunan satu dari empat line smelter senilai Rp4,9 triliun antara PT Andi Nurhadi Mandiri (ANDM) dengan Tonghua Jianxin Technology Co Ltd.

Dalam acara ini, akan dilakukan penandatanganan pembangunan satu line smelter senilai Rp1,8 triliun. Di dalamnya termasuk investasi untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung seperti water treatment, perkantoran dan pemondokan, gardu induk, serta fasilitas pendukung lainnya. Empat line smelter tersebut akan menduduki lahan sekitar 50 Hektare (Ha).

Masa depan smelter tersebut sangat cerah. Bijih nikel (ore) untuk smelter tersebut didukung perusahaan tambang sendiri. Perusahaan tambang yang berjarak sekitar 30 Kilometer (Km) dari lokasi smelter ini, sudah beroperasi sejak lima tahun lalu dan diperkirakan bisa beroperasi selama 40 tahun dengan cadangan yang cukup untuk kebutuhan empat line smelter tersebut. Saat ini, operasi persiapan dan operasi tambang telah terdukung oleh peralatan berat dan dump truck sebanyak 208 unit dan akan ditambahkan dalam waktu segera menjadi 500 unit.

Smelter nikel tersebut akan dibangun dalam suatu Kawasan Industri seluas 5.199 Ha yang juga akan dikelola perusahaan di bawah kendali Tiran Group. Nantinya, PT Tiran Mineral, sebagai pengelola kawasan, akan mengundang para investor smelter nikel.

Potensi investor smelter yang akan datang tentu besar dengan kawasan yang cukup luas tersebut. Saat ini seorang pengusaha besar di negeri ini sudah menyatakan niat nyata untuk membangun smelter nikel sebanyak delapan line.

Dukungan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pemasok tenaga listrik, juga nyata dan diabadikan dalam penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PT Tiran Mineral dengan PT PLN. PT PLN akan membangun transmisi untuk pasokan listrik sebesar 50 MW ke PT Tiran Mineral dengan biaya sambungan sekitar Rp26 miliar. Untuk sambungan ini PT PLN akan harus melakukan investasi sebesar Rp798 miliar.

“Bahkan PT PLN, menurut hitungan kami, sudah merencanakan dalam RPJUTL untuk melakukan investasi dalam rangka mendukung industri smelter senilai Rp86 triliun,” ujarnya.

Dukungan pemerintah dan masyarakat sangat nyata dalam rencana investasi ini. Kehadiran Duta Besar Indonesia untuk Cina, Djauhari Oratmangun, walau secara virtual, adalah bukti nyata dukungan negara.

“Duta Besar kita inilah yang berkomunikasi langsung dengan Chairman Tonghua, Dong Hong Wei, yang tadi menandatangani kontrak secara virtual dari Tonghua dan disaksikan Bruce Lan, wakil Tonghua di Makassar. Semangat Bupati Konawe Utara Bapak Ir H Ruksamin ST MSi IPM Asean Eng dan anggota Muspida Lainnya yang hadir on site di acara ini adalah bentuk dukungan yang tak terukur. Beliau didampingi oleh beberapa tokoh penting dari masyarakat dan mahasiswa,” katanya.

Dukungan lain tak kalah penting, dari PLN, Syamsul Huda, Direktur Bisnis Regional Sulmapana, secara virtual turut memberi sambutan sebagai bentuk dukungan serius dalam pembangunan smelter ini. On site, dari PLN juga hadir Yohanes Sukrislismono, Executive Vice President PT PLN.

Respon perbankan juga tak kalah langkah. Diantaranya hadir Astra Prawendra dari BJB, Sam dan Heri dari CIMB Niaga.

“Terakhir mitra lokal kami dari Bank Mandiri, BRI dan BNI 46 di Makassar hadir menyaksikan langkah besar perusahaan ini,” ujarnya.

Konsentrasi Tiran Group membangun smelter berorientasi pada pengelolaan sumber daya alam indonesia yang hasilnya kan dinikmati negara. Dengan orientasi ini Tiran Group diharapkan menjadi contoh pelaku percepatan investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan nahkoda Sattar Taba sebagai CEO Tiran Group, tokoh yang telah berpengalaman menjadi direksi selama puluhan tahun akan memberi lebih banyak ruang gerak bagi Andi Amran Sulaiman (AAS) untuk fokus pada kegiatan sosial dan target-target lain dalam visi perusahaan.

Dengan sistem kerja Tiran Grup yang sudah bisa berjalan secara otomatis, maka AAS memiliki ruang pengabdian yang lebih luas, bukan hanya bagi grup perusahaannya tetapi juga bagi kemandirian dan kedaulatan bangsa ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top