search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Banjir di Bulukumba Surut, Sisakan Kerusakan Infrastruktur

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 09 Juli 2021 22:00
DAMPAK BANJIR. Kondisi jembatan rusak akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulael, seperti terekam, Jumat (9/7/2021) pagi. foto: istimewa
DAMPAK BANJIR. Kondisi jembatan rusak akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulael, seperti terekam, Jumat (9/7/2021) pagi. foto: istimewa

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba menginformasikan banjir di wilayahnya telah surut. Pantauan BPBD per hari ini, Jumat (9/7/2021), banjir Bulukumba, Provinsi Sulsel, masih menyisakan kerusakan infrastruktur seperti jembatan dan rumah warga.

BPBD Bulukumba mengidentifikasi sejumlah kerusakan dengan kategori berbeda. Sebanyak lima unit rumah warga mengalami kerusakan berat, sedangkan 600 lainnya terdampak. Sedangkan fasilitas publik, sebanyak empat jembatan rusak berat atau terputus, dan satu lainnya rusak sedang.

Bencana juga mengakibatkan kerugian aset warga berupa hewan ternak serta sawah dan kebun terendam.

Informasi terkini BPBD Kabupaten Bulukumba menyebutkan cuaca hujan pada pagi tadi. Namun demikian genangan telah surut. Wilayah terdampak mencakup beberapa desa di lima kecamatan, yaitu Kelurahan Dannuang (Kecamatan Ujung Loe), Desa Bontobangung, Batu Karopa, Kelurahan Palampang (Rilau Ale), Desa Tamaona dan Sopa (Kindang), Desa Bonto Bulaeng (Bulukumpa) serta Desa Bukit Harapan dan Bijawang (Gantarang).

Banjir di wilayah ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Bejawan dan Sungai Balantieng meluap. Banjir yang terjadi pada Kamis (8/7/2021), sekitar pukul 03.00 waktu setempat ini, mengakibatkan arus air yang kencang dengan ketinggian hingga 150 cm.

Melalui aplikasi InfoBMKG, pada siang hingga malam pada hari ini, Jumat (9/7/2021), cuaca terpantau berawan pada lima kecamatan terdampak. Di sisi lain, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis perkembangan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulsel per tanggal 9-14 Juli 2021 yang menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi.

Sementara, melihat analisis inaRISK sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi bahaya banjir pada kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak sepuluh kecamatan berada pada potensi tersebut, antara lain Gantarang, Ujung Bulu, Ujung Loe, Bonto Bahari, Bontotiro, Hero Langeolange, Kajang, Bulukumpa, Rilau Ale, dan Kindang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melalui keterangan resmi, menjelaskan, menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga.

“Masyarakat dapat memantau inforamsi cuaca hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi InfoBMKG. Selain itu, masyarakat juga waspada terhadap bahaya angin puting beliung yang kerap terjadi saat pergantian musim atau pancaroba,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top