search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Penyerapan TJSL Pelindo IV untuk Pembangunan Lingkungan dan Sosial

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 14 Juli 2021 12:00
TJSL PELINDO. PT Pelindo IV pada triwulan I-2021 telah menyalurkan bantuan TJSL untuk membantu masyarakat di beberapa wilayah di Kawasan Timur Indonesia khususnya pilar pembangunan lingkungan dan sosial. foto: istimewa
TJSL PELINDO. PT Pelindo IV pada triwulan I-2021 telah menyalurkan bantuan TJSL untuk membantu masyarakat di beberapa wilayah di Kawasan Timur Indonesia khususnya pilar pembangunan lingkungan dan sosial. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) pada triwulan I-2021 telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL untuk membantu masyarakat di beberapa wilayah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) khususnya pilar pembangunan lingkungan dan sosial.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV, Dwi Rahmad Toto, Rabu (14/7/2021), mengatakan, hingga akhir tahun nanti pihaknya akan terus melakukan penyaluran anggaran TJSL sesuai dengan empat pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

“Yakni pilar pembangunan ekonomi, pilar pembangunan sosial, pilar pembangunan lingkungan dan pilar pembangunan hukum dan tata kelola,” katanya.

Toto mengatakan, masing-masing pilar akan mendapatkan penyaluran dana TJSL sesuai dengan kebutuhannya.

Pada pilar lingkungan dan sosial, lanjut dia, ada yang disalurkan untuk sektor bencana alam dan non bencana alam yang disebabkan wabah, pelestarian alam, sarana ibadah, dan pendidikan. Sedangkan di pilar sosial, ekonomi dan hukum, penyaluran dana TJSL juga diperuntukkan bagi sektor kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana umum, serta pengentasan kemiskinan.

Toto merinci, anggaran TJSL yang sudah tersalurkan di triwulan I-2021, yaitu untuk membantu masyarakat di wilayah Sulawesi Barat yang terkena musibah bencana gempa bumi di Mamuju dan Majene lalu.

Kemudian juga penyaluran bantuan kepada korban bencana alam di Maluku Utara, dan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara.

“Selanjutnya juga bantuan kepada Yayasan Terumbu Karang, serta bantuan asuransi BPJS Ketenagakerjaan untuk para nelayan di sekitar Makassar New Port (MNP),” jelasnya.

Toto menyebutkan, secara total hingga akhir 2021 nanti Perseroan menargetkan penyaluran bantuan sebesar Rp10,48 miliar guna membantu perputaran ekonomi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih belum ada kepastian kapan akan berakhir. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top