search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Duduk Bersama IDI Bahas Makassar Recover dan Isolasi Apung

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 16 Juli 2021 18:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, duduk bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar secara virtual, Jumat (16/7/2021).

Danny Pomanto membahas terkait salah satu program Makassar Recover yang menuai banyak pro kontra di tengah masyarakat, akademisi, dan dokter. Selain Makassar Recover, panduan tentang isolasi apung pun ikut dibahas.

Walhasil, diskusi ini menghasilkan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi sendiri Danny.

Dukungan tersebut datang dari 300-an peserta forum virtual yang tergabung dari para professor, akademisi, dan para dokter.

“Puncak daripada perbedaan pendapat yang kemudian menimbulkan pro kontra di sosial media hari ini diselesaikan secara adat. Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga’. Tidak akan selesai ini kalau disosmed makanya forum ini sangat efektif,” ucapnya.

Awalnya, Danny memaparkan detail program Makassar Recover, perbedaan tugas Satgas Raika, Satgas Detektor, dan Satgas Covid Hunter serta ditutup dengan inovasi isolasi apung.

“Jadi guru (peserta Zoom) saya semua ini baru mengerti secara detail dan semua paham tidak seperti yang ada di sosmed (sosial media). Bahkan, mereka apresiasi dan kagum dengan inovasi isolasi apung yang membantu kerja-kerja rumah sakit,” jelasnya.

Danny pun mendapatkan masukan untuk membuat Tim Detektor sebagai influencer untuk mengajak orang vaksin secepat mungkin.

“Saya melapor di forum berapa banyak telepon masuk di 112 warga yang membutuhkan Tim Detektor dan menggunakan Covid Hunter. Awalnya, Tim Detektor hanya tiga tugasnya sekarang saya tambah satu, yakni vaksinasi. Jadi sekarang Tim Detektor 3T 1V, Tracing, Testing, Treatmant, dan Vaksin. Kenapa karena Tim Detektor ada juga petugas puskesmas jadi sekalian saja. Sesuai perintah presiden juga vaksinasi door to door. Jadi apa bedanya dengan konsep yang sudah lama saya ciptakan tim detektor ini?,” sebutnya.

Danny juga menyampaikan, ia bukan seorang kepala daerah yang duduk diam menunggu data berapa orang yang terpapar Covid-19 dan meninggal akibat virus tersebut.

Danny bergerak agar rantai Covid-19 bisa ditekan penyebarannya. Ia pun berharap agar semua program Makassar Recover berjalan lancar dan masyarakat bisa bekerja sama demi keluarnya Kota Makassar dari zona virus Covid-19. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top