search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tak Terima Anugerah KPAI 2021, Dinas PPPA Makassar Lakukan Pembenahan

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 23 Juli 2021 13:00
ANUGERAH KPAI. Sekda Kota Makassar Muh Ansar bersama Kepala Dinas PPPA Kota Makassar Tenri Palallo turut menghadiri penganugerahan penghargaan Anugerah KPAI 2021, Kamis (22/7/2021). foto: istimewa
ANUGERAH KPAI. Sekda Kota Makassar Muh Ansar bersama Kepala Dinas PPPA Kota Makassar Tenri Palallo turut menghadiri penganugerahan penghargaan Anugerah KPAI 2021, Kamis (22/7/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Dalam rangka Hari Anak Nasional, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar acara penghargaan Anugerah KPAI secara virtual yang diikuti kepala daerah kabupaten/kota serta sejumlah Kementerian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Muh Ansar bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Makassar Tenri Palallo turut menghadiri penganugerahan penghargaan Anugerah KPAI 2021 ini.

Ketua KPAI, Dr Susanto, mengatakan, penyerahan Anugerah KPAI diselenggarakan dalam rangka mengapresiasi kepada seluruh kabupaten/kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis Sistem Monitoring dan Evaluasi Perlindungan Anak (SIMEP).

“Pemberian penghargaan merupakan salah satu upaya penilaian yang dilakukan KPAI kepada seluruh kabupaten/kota dan Kementerian dalam perlindungan anak Indonesia, melalui pelaporan berbasis SIMEP,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas PPPA Kota Makassar, Tenri Palallo, mengatakan, walaupun tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak meraih penghargaan, dirinya akan terus melakukan koordinasi dengan KPAI, mencari tahu apa menjadi kekurangan dalam penilaiannya.

“Dalam penilaian KPAI banyak stake holder yang kita libatkan, ini bukan saya saja, khusus yang banyak membantu dalam hal ini, adalah aparat penegak hukum serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di pemkot,” ungkapnya di lantai 10 Menara Balai Kota Makassar tempat diadakannya virtual Anugerah KPAI, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, penilaian yang dilakukan KPAI untuk meraih penghargaan ini, sama halnya dengan penilaian Kota Layak Anak (KLA) dan Alat Permainan Edukatif (APE).

“Provinsi tidak bisa dapat kalau kabupaten/kota tidak mendukung. Oleh karena itu, kami akan mengecek ke KPAI apa kurangnya dari Pemkot Makassar,” kuncinya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top