search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Paparkan Penanganan dan Bank Sampah Makassar di Forum APEC

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 30 Juli 2021 10:00
PEMBICARA. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memaparkan bagaimana cara pengelolaan Bank Sampah di Kota Makassar dalam forum APEC yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (29/7/2021). foto: istimewa
PEMBICARA. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memaparkan bagaimana cara pengelolaan Bank Sampah di Kota Makassar dalam forum APEC yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (29/7/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memaparkan bagaimana cara pengelolaan Bank Sampah di Kota Makassar dalam forum Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (29/7/2021).

Danny Pomanto menjelaskan, pengelolaan Bank Sampah di Kota Makassar pada awalnya dikelola dari partisipasi masyarakat dalam mengelola persoalan sampah rumah tangganya sendiri.

“Dalam prosesnya program bank sampah terbentuk di tingkat RW ada 1.000 Bank Sampah, di tingkat kecamatan ada namanya Bank Sampah Sektoral dan di tingkat kota adanya namanya Bank Sampah Pusat yang dikelola UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Makassar,” ucap Danny di hadapan peserta APEC.

UPTD ini nantinya membeli sampah dari masyarakat dan pemerintah kota menyiapkan anggaran untuk membeli sampah dari unit bank sampah RW, sektoral maupun pusat.

Dalam forum APEC ini, Danny juga menjelaskan, tentang pengembangan pengelolaansampah organik yang nanti dikembangkan melalui sistem Biodigister menjadi gas.

Kepala UPTD Bank Sampah, Saharuddin Ridwan, mengatakan, yang menarik dalam forum ini adalah program inovasi Pemkot Makassar dalam mengelola Bank Sampah-nya.

“Menariknya yang menjadi perhatian peserta forum ini, adalah program inovasi Bank Sampah melalui inovasi sampah ditukar beras, air galon, dan tabung gas,” katanya.

Dalam forum salah satu pembicara dalam webibar APEC menjelaskan lima aspek dalam pengelolaan sampah mulai regulasi, organisasi, pembiayaan dan pemberdayaan masyarakat serta tekhnologi.

“Makassar sudah melaksanakan itu, menjadi perhatian dan menjadi prioritas kita dalam pengelolaan sampah,” jelas Sahar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top