search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny-Adnan Koordinasi Penyelarasan Perpanjangan PPKM

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 03 Agustus 2021 16:00
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di kediaman pribadinya, Selasa (3/8/2021). foto: istimewa
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di kediaman pribadinya, Selasa (3/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di kediaman pribadinya, Selasa (3/8/2021).

Kedatangan Adnan ini, menindaklanjuti putusan Presiden RI, Joko Widodo terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah daerah.

“Hari ini saya mendatangi pak wali untuk koordinasi soal penyelarasan waktu PPKM sebelum beliau menandatangani konsep tersebut. Kami mau selaraskan waktu buka tempat usaha. Biar tidak terjadi kebingungan warga Gowa dan Makassar. Karena kan warga saya itu 45 persen beraktivitas di Makassar begitupun sebaliknya,” ucap Adnan.

Selain membahas penyelarasan waktu. Adnan juga banyak bertanya bagaimana cara Danny menangani penyebaran virus corona di Kota Makassar yang mengalami fluktuatif. Mengingat Makassar memasuki level 4 dan Gowa masih level 3.

“Alhamdulillah, saya diterima dengan baik dan meminta konsep PPKM Kota Makassar. Kita butuh kordinasi yang apik untuk memutus rantai Covid-19 ini. Semua aspek apalagi kita nanti membangun posko-posko di perbatasan,” jelasnya.

Senada, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, isi draf PPKM hampir sama dengan sebelumnya namun pihaknya akan tetap menegaskan protokol kesehatan.

“Saya terima kasih Pak Bupati Gowa ini, berkunjung. Karena suatu masalah bisa selesai jika kita saling koordinasi. Terutama dalam tegas protokol kesehatan, sehingga Makassar aman dan Gowa juga aman. Kita bicara metropolitan. Saya kira kalau diliat pasalnya gak ada bedanya cuman penerapannya lebih selaras dan lebih tegas antara Gowa dan Makassar,” ujarnya.

Penerapan PPKM kali ini, kata Danny, lebih mendengarkan permintaan masyarakat dengan metode pertimbangan protokol kesehatan.

“Kita akan pantau terus pelaku usaha yang beroperasi. Misalnya, secepatnya Insya Allah, Gowa akan menerapkan metode swab antigen yang sama dengan metode kita. Jadi saya kira sekarang ini pemimpin harus berkomunikasi detail. Tetap berkoordinasi juga dengan TNI/Polri,” jelasnya.

Danny berharap koordinasi pada kondisi ‘darurat’ seperti ini bisa mempercepat pemutusan penyebaran Covid-19 dalam berbagai program yang tengah digencarkan di masing-masing daerah. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top