search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

DPRD Makassar Sahkan Perubahan Status PD Pasar Menjadi Perumda

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 05 Agustus 2021 13:00
PENYERAHAN. Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo (kanan) menyerahkan draf mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah PD Pasar menjadi Perumda Pasar Makassar Raya kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Rabu (4/8/2021). foto: istimewa
PENYERAHAN. Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo (kanan) menyerahkan draf mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah PD Pasar menjadi Perumda Pasar Makassar Raya kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Rabu (4/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar dan sekaligus mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan Perusahaan Daerah (PD) Pasar menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya, Rabu (4/8/2021).

31 dari 50 anggota yang hadir menyetujui perubahan tersebut terkait rancangan peraturan daerah tentang perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya menjadi Perusahaan Umum Daerah Pasar Makassar Raya.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo didampingi Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali dan juga Andi Suhada Sappaile.

Dari sejumlah Fraksi mengatakan apresiasinya terhadap Panitia Khusus (Pansus). Salah satunya disampaikan Fraksi PDIP, Gallmerya Kondodura, yang mengatakan, mendukung kerja sama dari pemerintah kota dalam mengawal ranperda tersebut.

“Kami berharap ini dapat menjadi instrumen yang baik bagi pemkot dalam meningkatkan kinerja dan daya saing agar dapat terus menerus mensuport dan berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.

Keputusan DPRD ini mulai berlaku pada saat ditetapkan sebagaimana dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Makassar, Harun Rani.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada anggota DPRD yang telah mengesahkan ranperda ini menjadi perda.

“Kami berharap perda ini dapat menjadi instrumen dalam pemenuhan pelayanan sarana dan prasrana di sektor pasar dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Danny Pomanto di hadapan sejumlah wartawan.

Lebih lanjut dikatakan, akan mempelajari perubahan status hukum Perumda Pasar Makassar Raya ini.

“Saya pelajari dulu, karena ini adalah inisiasi anggota dewan. Dengan adanya status hukum seperti ini kan paling tidak ujung-ujungnya adalah harus diketahui seberapa besar pemasukannya untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah),” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top