search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Isolasi Apung Terpadu Makassar Jadi Percontohan di Indonesia

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 10 Agustus 2021 18:00
MENYAPA. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo didampingi Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto menyapa pasien Isolasi Apung Terpadu di KM Umsini yang berlabuh antara pesisir daratan Makassar dan Pulau Lae-lae, Selasa (10/8/2021). foto: istimewa
MENYAPA. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo didampingi Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto menyapa pasien Isolasi Apung Terpadu di KM Umsini yang berlabuh antara pesisir daratan Makassar dan Pulau Lae-lae, Selasa (10/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo, memuji penanganan pasien Covid-19 di Kapal Laut KM Umsini. Bahkan, akan dijadikan percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Agus di hadapan Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto usai mengunjungi tempat Isolasi Apung Terpadu di KM Umsini yang berlabuh antara pesisir daratan Makassar dan Pulau Lae-lae, Selasa (10/8/2021).

Agus mengakui, dirinya sengaja datang ke Makassar untuk melihat sendiri fakta mengenai kapal isolasi apung, menemui wali kota untuk kondisi kapal, kondisi pasien kemudian lingkungannya pasien dirawat.

“Alhamdulillah, saya bisa naik kapal melihat situasi kondisi kapal. Kapalnya cukup lumayan bersih, rapi petugasnya juga memenuhi persyaratan, saya dan wali kota berbincang-bincang dengan pasien di sana, selama dirawat selama 5-6 hari mereka senang tidak stres dan enjoy rasanya pemkot (pemerintah kota) menyediakan isolasi apung bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

PENINJAUAN. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo didampingi Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto meninjau Isolasi Apung Terpadu di KM Umsini yang berlabuh antara pesisir daratan Makassar dan Pulau Lae-lae, Selasa (10/8/2021). foto: istimewa

Dirjen berharap masyarakat dapat menggunakan fasilitas Isolasi Apung Terpadu yang disediakan Pemkot Makassar.

“Waktunya kepada masyarakat memanfaatkan itu semua kapasitas kapal masih ada, masih ada pasien di sana 50 orang dan baru lima hari sudah turun 43 pasien,” jelasnya

Agus menambahkan, penugasan dari Kementerian Perhubungan Laut ini, sangat bermanfaat, karena akan dikembangkan di daerah lainnya.

“Kami sudah diperintahkan tim Perhubungan Laut dan Pelni mulai di Minahasa, Bitung, Sorong, dan Belawan menyusul Jayapura dan Lampung. Ternyata multi player efek dari Isoman (Isolasi Mandiri) bahwa seluruh kementerian dan masyarakat berbondong-bondong berpartisipasi mensukseskan ini kita harus berterima kasih kepada Pemkot Makassar,” terangnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengapresiasi atas kunjungan Dirjen Perhubungan Laut meninjau tempat Isolasi Apung Terpadu Pemkot Makassar.

BERI KETERANGAN. Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo memberikan keterangan usai meninjau Isolasi Apung Terpadu di KM Umsini yang berlabuh antara pesisir daratan Makassar dan Pulau Lae-lae, Selasa (10/8/2021). foto: istimewa

“Kami bersyukur perhatian pemerintah pusat dengan kehadiran Dirjen, membuktikan perhatian pemerintah pusat sangat konsen terhadap apa yang difasilitasi yang kemudian dimanfaatkan dengan baik masyarakat,” ujar Danny Pomanto.

Diakui, dirinya sangat bahagia, karena apa yang telah disampaikannya tentang Isolasi Apung Terpadu sangat terbukti dan bermanfaat.

“Seperti kemarin, persis lima hari, letting pertama yang naik itu dites, dari 50 yang naik ternyata ada 43 yang sudah negatif setelah dilakukan dites PCR, berarti baru 5-6 hari mereka sudah negatif dan mereka bisa turun padahal standar kesehatan itu sepuluh hari,” ungkapnya.

Danny berharap mereka yang sudah menyelesaikan isolasinya bisa berpotensi menjadi sedekah plasma dan bisa jadi motivator bagi yang lainnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top