search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemkot Makassar Lakukan Percepatan Penanganan Stunting

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 19 Agustus 2021 12:00
TANDA TANGAN. Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, tanda tangani komitmen bersama penanganan stunting di Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Rabu (18/8/2021). Tampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail. foto: istimewa
TANDA TANGAN. Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, tanda tangani komitmen bersama penanganan stunting di Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Rabu (18/8/2021). Tampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya secara intens melakukan percepatan penanganan masalah stunting di Kota Makassar.

Hal tersebut diutarakan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, saat memberikan arahannya pada Aksi 3 Rembuk Stunting, Program Percepatan dan Penanganan Stunting yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Rabu (18/8/2021).

Fatmawati mengatakan, dalam melaksanakan program percepatan penurunan dan penanganan stunting di Kota Makassar, ada delapan perencanaan aksi yang harus dilakukan stakeholder yang terlibat di dalamnya.

“Pemkot Makassar, sangat memperhatikan kasus stunting ini, dimana saat ini telah melaksanakan tiga aksi stunting, aksi satu, yaitu analisis situasi terkait identifikasi sebaran stunting, ketersediaan program, intervensi gizi, dan aksi kedua, yaitu terkait dengan menyusun rencana strategis, untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi dan hari ini kita laksanakan, dan aksi ketiga, yaitu rembuk stunting,” ucapnya.

Fatma mengatakan, saat ini Pemkot Makassar sangat memperhatikan kasus stunting yang terjadi di Kota Makassar, sehingga ada wilayah yang teridentifikasi menjadi perhatian dan prioritas, penanganan kasus stunting.

“Kita sudah mengidentifikasi ada beberapa wilayah kelurahan yang menjadi prioritas penanganan dalam kasus stunting ini. Beberapa tahun terakhir ini, terjadi perubahan penanganan kasus stunting, tapi tidak begitu signifikan. Oleh karena itu, kita minta peran seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), untuk bersama-sama menurunkan angka kasus stunting di Kota Makassar,” jelasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, dalam kegiatan tersebut, menyampaikan harapan kepada Puskesmas se Kota Makassar untuk menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas di Puskesmas.

“Sudah selayaknya Makassar sebagai kota yang akan menjadi kota dunia, memenuhi standar kota dunia, salah satunya penyelesaian masalah stunting. Untuk itu, diharapkan sinergitas memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya bagi ibu hamil, terkait pola hidup sehat, dan makanan bergizi, agar anak yang dilahirkan sehat dan tidak stunting,” ujarnya.

Oleh karena itu, selaku Ketua TP PKK Kota Makassar Indira mengajak ibu-ibu PKK dan dinas terkait bersama-sama untuk mengedukasi masyarakat menangani masalah stunting ini.

“Insya Allah, ibu-ibu PKK akan turun memberi edukasi bersama-sama dengan dinas terkait dan seluruh stakeholder yang terlibat di dalamnya,” terang Indira.

Di akhir acara dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh stakeholder yang terlibat untuk menyelesaikan masalah stunting di Kota Makassar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top