search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Usman Wanimbo Hadirkan Lapangan Sepak Bola Bertaraf Nasional di Tolikara

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 19 Agustus 2021 21:00
TEMUI WARGA. Bupati Tolikara Usman G Wanimbo SE MSi didampingi Asisten I Panus Kogoya dan beberapa Kepala OPD mendatangi Kampung Linggirani bertemu dengan keluarga besar suku Bogum Kogoya dalam acara bakar batu atau barapen, Rabu (18/8/2021). foto: istimewa
TEMUI WARGA. Bupati Tolikara Usman G Wanimbo SE MSi didampingi Asisten I Panus Kogoya dan beberapa Kepala OPD mendatangi Kampung Linggirani bertemu dengan keluarga besar suku Bogum Kogoya dalam acara bakar batu atau barapen, Rabu (18/8/2021). foto: istimewa

Temui Pemilik Hak Ulayat Suku Bogum Kogoya untuk Pembebasan Lahan

PLUZ.ID, TOLIKARA – Bupati Tolikara Usman G Wanimbo SE MSi didampingi Asisten I Panus Kogoya dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendatangi Kampung Linggirani bertemu dengan Keluarga Besar Suku Bogum Kogoya dalam acara bakar batu atau barapen, Rabu (18/8/2021).

Acara barapen ini digelar guna menyepakati pembebasan beberapa lokasi, diantaranya untuk pembangunan stadion berstandar nasional di Lapangan Merah Putih Karubaga dan pembangunan PLN di Kampung Kolengger.

Usman Wanimbo memberikan penghargaan tinggi kepada Keluarga Besar Suku Bogum Kogoya atas penyerahan beberapa lokasi untuk dibangunkan lapangan sepak bola berstandar nasional di Lapangan Merah Putih Karubaga.

“Saya memberikan penghargaan tinggi kepada om-om saya di Bogum Kogoya yang menyerahkan lokasi Lapangan Sepak Bola Karubaga untuk dibangun stadion berstandar nasional demi masa depan anak cucu kita,” ujarnya.

Usman Wanimbo mengatakan, Keluarga Suku Bogum Kogoya menyerahkan lahan Lapangan Sepak Bola Karubaga ini, dengan iklas kepada Pemerintah Distrik Karubaga ketika Distrik Karubaga masih dalam wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Setelah Tolikara dimekarkan menjadi kabupaten, Lapangan Sepak Bola Karubaga ini, masih dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara tanpa adanya pembebasan lahan, sehingga belum bisa menjadi aset pemerintah daerah.

Oleh karen itu, Pemkab Tolikara membebaskan lahan ini, dengan masyarakat pemilik hak ulayat Suku Bogum Kogoya. Dimana Pemkab Tolikara menyiapkan dana untuk membayar tanah sesuai ukuran lokasi yang direncanakan untuk bangun stadion sepak bola berstandar nasional ini.

“Stadion sepak bola berstandar nasional ini, dibagun untuk menyiapkan pemain sepak bola dan atlet beberapa cabang olahraga lainnya, yang akan mampu mengangkat nama daerah dan Indonesia,” kata Usman Wanimbo.

Sementara, Kepala Suku Emas Bogum mewakili masyarakat Suku Bogum Kogoya memberikan pengargaan setinggi- tingginya kepada Usman Wanimbo yang berencana membangun stadion berstandar nasional di wilayahnya.

“Semoga melalui sarana ini anak-anak Tolikara yang memiliki talenta di berbagai cabang olahraga mampu dibina dan tersalurkan dengan baik serta mengangkat harga diri orang Papua. Selain itu, rencana pembangunan PLN di Kampung Kolengger ini mampu menjangkau Kota Karubaga dan sekitarnya, karena energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” jelasnya.

”Kami Suku Bogum Kogoya menyerahkan lokasi untuk bangun stadion di Karubaga, selain itu kami juga menyerahkan lokasi untuk bangunan PLN di Kolengger. Kami sepakat menyerahkan dengan iklas, mau bayar atau tidak itu urusan pemerintah,” tambah Kepala Suku Emas Bogum.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Irsan Sambur didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Imanuel Gurik menegaskan, dua lokasi, yaitu Stadion Karubaga dan lokasi PLN harus menjadi aset Pemkab Tolikara, sehingga pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk pembayaran sesuai ukuran luas tanah dan harga per meter disesuaikan dengan hasil kesepakatan pemilik hak ulayat dengan Pemkab Tolikara. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top