search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Prof Indrianty Ingin Jadikan Unhas Entrepreneurial University

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 22 Agustus 2021 12:00
Prof Dr Indrianty Sudirman SE MSi CRMP CRGP. foto: istimewa
Prof Dr Indrianty Sudirman SE MSi CRMP CRGP. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Mendaftar sebagai Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universtas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dr Indrianty Sudirman SE MSi CRMP CRGP, punya tekad besar.

Ia ingin menjadikan kampus yang dikenal dengan jas merah ini, entrepreneurial university.

Prof Indrianty mengatakan, dirinya mendaftar sebagai calon rektor didorong keinginannya untuk menjawab panggilan almamater Unhas.

Didampingi Prof Basri Hasanuddin (Rektor Unhas 1989–1997) Prof Djabir Hamzah, Profi Indrianty menyerahkan berkas kepada Panitia Pemilihan Rektor (P2R), Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Unhas Tamalanrea, Kamis (19/8/2021) lalu.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT, karena sudah menunaikan kewajiban menjawab panggilan Unhas almamater tercinta untuk mengabdi membangun Unhas,” kata Prof Indrianty, Sabtu (21/8/2021).

Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas ini, menuturkan, dirinya terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai rektor, karena ia lahir dan dibesarkan Unhas. Dari Unhas ia mendapat banyak kesempatan berkiprah membangun pendidikan tinggi/perguruan tinggi dalam negeri dan internasional sebagai asesor, narasumber, dan fasilitator.

“Tentu semua ilmu dan pengalaman yang telah saya peroleh harus saya kembali abdikan untuk mengembangkan Unhas,” tuturnya.

Prof Indrianty adalah tim penyusun visi Unhas, sehingga ruh dari visi Unhas untuk menjadi pusat unggulan pengembangan insani dan Ipteksbud (ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya) berbasis Body Mass Index (BMI) selalu menavigasi langkah dan menjadi passion dirinya untuk mewujudkannya.

“Dengan semua torehan prestasi Unhas selama ini, maka saya berkeinginan untuk memperluas peran Unhas sebagai humaniversity menjadi entrepreneurial university bereputasi internasional pada milestone 2022-2026,” jelas asesor internasional ini.

Prof Indrianty menuturkan, entrepreneurial university merupakan jawaban atas tantangan dan megatrend yang dihadapi Unhas saat ini. Apalagi, saat ini kita berada di tengah era disruption, baik disruption Covid-19 maupun Revolusi Industri 4.0.

Sehingga, kata dia, menghadapi tantangan ini tidak bisa serta merta dijawab dengan investasi pada tekonologi informasi tanpa memperhitungkan productivity paradox.

“Mozaik demografi beneficiary kita juga bergeser menghasilkan suatu bonus demografi jika kita dapat meningkatkan daya saing generasi z dan alpha. Seiring dengan itu, dinamika lingkungan strategis telah menempatkan kita pada arena free competition of higher education institution,” paparnya.

“Di sisi lain kita menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan finansial, jumlah dan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM), minimnya integrasi tridarma, belum optimalnya sarana prasarana laboratorium, dan lain-lain,” tambahnya.

“Dengan menjadi entrepreneurial university, Unhas tetap melaksanakan amanah sebagai institusi publik yang bertugas untuk memberikan kontribusi nasional dan global melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berbasis shared value,” lanjut Prof Indriany.

Namun, di sisi lain Unhas juga dibutuhkan untuk mampu menjawab tantangan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) melalui peningkatan kemandirian sumber-sumber pembiayaan dan kesejahteraan, sehingga satuan insentif tri darma dapat meningkat untuk menghasilkan luaran tridarma bernilai tambah ekonomi.

Prof Indrianty mengungkapkan, ada tiga kata kunci dalam program-program yang saya tawarkan adalah inovasi, kolaborasi, dan sustainability.

“Ringkasan strategi yang saya tawarkan tercermin dari tag line saya, yaitu Send is by collaboration yang merupakan akronim dari start from the end to innovate for sustainaibility by collaboration,” ungkapnya.

“Tentunya dari tagline tersebut juga tercermin bahwa tugas ini dapat saya laksanakan jika komponen hexa helix berkolaborasi,” tambah Prof Indrianty.

Hingga saat ini, sebanyak delapan orang figur internal telah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Rektor Unhas Periode 2022-2026.

Masing-masing adalah (berdasarkan urutan waktu pendaftaran):

1. Prof Dr Armin Arsyad MSi (Dekan FISIP Unhas)
2. Prof dr Budu Sp M(K) MMedEd PhD (Dekan Fakultas Kedokteran Unhas)
3. Prof dr Abdul Kadir PhD Sp THT-KL(K) MARS (Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas)
4. Prof Dr Farida Patittingi SH MHum (Dekan Fakultas Hukum Unhas)
5. Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc (Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas)
6. Prof Dr Indrianty Sudirman SE MSi (Sekretaris Majelis Wali Amanah, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas)
7. Prof Dr Ir Muhammad Restu, MP (Wakil Rektor Bidang Akademik, Guru Besar Fakultas Kehutanan Unhas)
8. Prof Ir Sumbangan Baja MPhil PhD (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Infrastruktur, Guru Besar Fakultas Pertanian Unhas).

Panitia Pemilihan Rektor Unhas masih akan membuka pendaftaran bakal calon rektor hingga 27 Agustus 2021. P2R Unhas juga membuka kesempatan kepada figur dari luar Unhas untuk mendaftarkan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top