search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Harapkan Kolaborasi dan Kepedulian Pengelola Mal Perangi Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Senin, 23 Agustus 2021 21:00
PIMPIN RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meminpin rapat koordinasi dengan pengusaha pusat perbelanjaan/mal terkait PPKM Level 4 di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Senin (23/8/2021). foto: istimewa
PIMPIN RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meminpin rapat koordinasi dengan pengusaha pusat perbelanjaan/mal terkait PPKM Level 4 di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Senin (23/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diterapkan di Kota Makassar belum diketahui lanjut atau tidak. Meski demikian, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Makassar sudah menurun.

Menurutnya, kepedulian masyarakat untuk menjaga kesehatannya sudah mulai terlihat dan kinerja tim Detektor di lapangan telah menunjukkan hasil. Hal tersebut diutarakannya saat hadir dalam rapat koordinasi dengan pengusaha pusat perbelanjaan/mal terkait PPKM Level 4 di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Senin (23/8/2021).

“Kita masih menunggu edaran pusat untuk mengetahui PPKM lanjut atau tidak. Tapi berdasarkan catatan, jumlah Covid-19 di Makassar sudah menurun. Ini tentu memberikan angin segar bagi para pelaku usaha untuk kembali membuka usahanya termasuk mal juga pusat perbelanjaan lainnya,” jelas Danny.

Wali Kota Makassar ini, mengatakan, meski belum mengantongi surat edaran baru dari pusat, tapi sudah ada tanda pusat perbelanjaan bisa kembali beraktivitas.

Oleh karena itu, bersama Forkopimda, meminta adanya kolaborasi yang baik ke pihak pengusaha untuk peduli dan bersama-sama memerangi virus Covid-19 di Makassar.

“Kuncinya kembali ke kita. Jika patuh, maka akan kembali normal. Dan untuk saat ini sinyal dibukanya pusat perbelanjaan maupun mal sudah ada hanya saja dengan taksiran 25 persen dari jumlah maksimal pengunjung,” paparnya.

Danny mengatakan, jika pusat perbelanjaan/mal mampu menjaga mobilitas pengunjung, maka sama halnya membantu pemerintah.

“Kita semua tentu sudah rindu mal. Pengusaha tentu juga rindu berjualan. Makanya peduliki’ salamaki’. Atur mobilitas keluar masuk pengunjung dan pastikan patuh protokol. Jika ada yang teledor, bukan pengunjungnya yang kena sanksi tapi pihak pengelola mal,” terangnya.

Secara tegas Ia pun mengatakan, jika pihak pengusaha mampu bekerja sama dengan baik, maka PBB usahanya akan diringankan.

“Saya akan berikan penghargaan bagi pelaku usaha yang telah memastikan semua karyawannya termasuk tenant di dalamnya telah di vaksin. PBB-nya akan saya ringankan,” ungkap Danny.

Oleh karena itu, dalam rapat yang dhadiri seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkot Makassar, Forkopimda Makassar, dan para pengusaha pusat perbelanjaan/mal se-Kota Makassar

Danny kembali mengingatkan agar pelaksanaannya nanti harus dengan protokol kesehatan yang ketat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top