search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Perluas Wawasan Agar Tak Mudah Terpengaruh Dakwah Digital Negatif

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 26 Agustus 2021 23:30
Sumber: literasi digital sulawesi
Sumber: literasi digital sulawesi

Literasi Digital Sulawesi 2021

PLUZ.ID, POHUWATO – Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual di Pohuwato, Gorontalo, Kamis (26/8/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini, dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah ‘Dakwah yang Ramah di Ruang Digital’.

Program kali ini dipandu Mila Karmila dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu Direktur NU Online dan Islami.co Savic Ali,CEO dan Pendiri Rumah Karawo Agus Lahinta, Asisten III Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Pohuwato Rusmiati Pakaya, serta Redaktur Eksekutif Ligo.id Arfan Dalonggo.

Kegiatan di Pohuwato kali ini diikuti 623 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Sebelum memasuki pemaparan materi narasumber, Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga, memberikan sambutannya sebagai Keynote Speaker.

Ia menegaskan kembali pesan presiden tentang pentingnya memenuhi ruang digital dengan konten yg positif.

Pemateri pertama, Savic, membawakan materi bertema ‘Internet Dakwah yang Ramah’.

Menurutnya, era digital menggeser medan dakwah ke dunia maya dengan beragam platform media sosial. Kecakapan menentukan target pemirsa, kreativitas membuat konten relevan, dan menyiarkannya ke target dakwah menjadi kunci sukses berdakwah positif di dunia maya.

Berikutnya, Agus menyampaikan materi etika digital berjudul ‘Bijak di Kolom Komentar’.

Agus mengatakan, sebelum menulis komentar pastikan kita tidak dalam kondisi emosi. Setelah itu, ketahuilah permasalahan secara utuh, kirim atau komentari sesuatu yang bermanfaat dan sudah terbukti kebenarannya, serta jangan komentari sesuatu yang menyinggung.

Sebagai pemateri ketiga, Rusmiati membawakan tema budaya digital tentang ‘Strategi Dakwah di Dunia Digital’.

Menurutnya, dakwah haruslah disampaikan dengan bahasa yang lembut, baik, dan sopan. Kenali juga karakter lawan bicara, perhatikan intonasi, berikan nasihat yang menyejukkan hati, dan sampaikan dengan penuh keyakinan.

Adapun Arfan, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai ‘Tips dan Pentingnya Internet Sehat’.

Ia mengatakan, beberapa tips berinternet, antara lain hati-hati terhadap tautan maupun aplikasi mencurigakan, perbarui perangkat lunak, waspadai virus, dan amankan data akun. Selain itu, pastikan juga jaringan internet aman, kata sandi kuat, gunakan verifikasi dua langkah, dan cek pusat keamanan platform.

Setelah pemaparan materi semua narasumber, moderator melanjutkan kegiatan dengan sesi tanya jawab yang disambut meriah peserta.

Panitia memberikan hadiah uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif masyarakat Sulawesi.

Salah satu pertanyaan menarik peserta adalah tentang bagaimana menghadapi dakwah digital yang mengandung ujaran kebencian.

Narasumber menjelaskan, kita mesti meningkatkan pemahaman dari berbagai sumber, sehingga mampu memberikan argumen yang bisa mengklarifikasi pendakwah negatif agar bisa memberi pandangan yang lebih luas kepada masyarakat penerima dakwah.

Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top