search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Satgas PON Sulsel Gandeng Garuda untuk Keberangkatan Kontingen ke Papua

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 02 September 2021 10:00
BAHAS PON. Sekda Provinsi Sulsel sekaligus Ketua Satgas PON Sulsel Abdul Hayat Gani menerima GM Garuda Makassar Tedy membahas persiapan keberangkatan kontingen atlet Sulsel ke PON XX Papua 2021 di Ruang Kerjanya, Rabu (1/9/2021). foto: istimewa
BAHAS PON. Sekda Provinsi Sulsel sekaligus Ketua Satgas PON Sulsel Abdul Hayat Gani menerima GM Garuda Makassar Tedy membahas persiapan keberangkatan kontingen atlet Sulsel ke PON XX Papua 2021 di Ruang Kerjanya, Rabu (1/9/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pekan Olahraga Nasional (PON) Sulsel Abdul Hayat Gani menerima General Manager (GM) Garuda Makassar Tedy membahas persiapan keberangkatan kontingen atlet Sulsel ke PON XX Papua 2021.

GM Garuda Makassar, Tedy, mengaku, sebelum keberangkatan kontingen atlet Sulsel ke PON Papua terlebih dahulu dibahas secara teknis. Apalagi, keberangkatan di saat wabah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Mungkin ini perlu kita diskusikan dengan Pak Sekda. Kita atur dulu kapan keberangkatannya. Supaya kita atur dulu, karena takutnya tidak sesuai untuk persiapan berangkat ke PON Papua,” ungkap Tedy di Ruang Kerja Sekda Sulsel, Rabu (1/9/2021).

Sementara, Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menyampaikan terima kasih kepada pihak Garuda Makassar yang ikut andil dalam keberangkatan kontingen atlet Sulsel ke Papua.

“Terima kasih atas kedatangannya semua untuk membahas kegiatan prioritas seluruh Indonesia. Ada Garuda yang mendampingi kita. Intinya Garuda butuh data berapa yang berangkat duluan dan begitu juga kembalinya,” kata Abdul Hayat.

Menurut Abdul Hayat, perlu dilakukan pembahasan khusus untuk keberangkatan kontingen atlet Sulsel. Pasalnya, pandemi Covid-19 menjadi tantangan baru bagi atlet dan pelatih, apalagi pemain bola yang harus terlebih dahulu berangkat untuk menyesuaikan dengan lapangan hijau di sana.

“Kita sudah lakukan semacam prakondisi di sana, melihat kondisi cuaca dan iklim di sana (Papua). Ini karena Covid-19 memang perlu dilakukan penajaman. Bagaimana kita mengatur, setelah main langsung pulang. Karena tambah lama di sana, resiko terhadap wabah lebih berbahaya,” jelasnya.

“Ini sudah ketemu, tinggal nanti langsung bergerak. Kita buatkan kegiatan seremonial pelepasan. Nanti yang melepas Bapak Gubernur Sulsel,” tambah Abdul Hayat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top