search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ansar: Realisasi APBD Kota Makassar Capai 54 Persen

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 14 September 2021 10:00
RAPAT KOORDINASI. Sekda Kota Makassar, Muh Ansar (tengah), mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah bersama Ditjen Bina Keuda Kemendagri RI, yang digelar secara virtual di War Room Kantor Balai Kota Makassar, Senin (13/9/2021). foto: istimewa
RAPAT KOORDINASI. Sekda Kota Makassar, Muh Ansar (tengah), mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah bersama Ditjen Bina Keuda Kemendagri RI, yang digelar secara virtual di War Room Kantor Balai Kota Makassar, Senin (13/9/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh Ansar, mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah bersama Ditjen Bina Keuda Kemendagri RI, yang digelar secara virtual di War Room Kantor Balai Kota Makassar, Senin (13/9/2021).

Rapat koordinasi ini ditujukan sebagai evaluasi realisasi pendapatan daerah guna memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya mendorong percepatan realiasasi atau penyerapan APBD Tahun Anggaran 2021, sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19.

“Per hari ini realisasi pendapatan dan belanja daerah untuk Kota Makassar, berdasarkan data dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) telah mencapai 54 persen,” ungkap Ansar.

Dalam rapat koordinasi, dipaparkan realisasi bulan lalu, yakni di 50 persen, sedangkan bulan ini telah mencapai 54 persen.

“Tentunya untuk mengoptimalkan, selain dilakukan percepatan juga akan dipertimbangkan realistis tidaknya setiap kegiatan. Yang nantinya akan ditampung dalam APBD Perubahan,” lanjutnya.

Sementara, dalam rapat koordinasi tersebut diungkapkan pula bahwa realisasi penyerapan APBD pemerintah daerah propinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, untuk bulan lalu, telah terdata sebesar 52 persen.

“Tentunya ke depan, seluruh stakeholder terkait akan berkolaborasi untuk mempercepat realisasi pendapatan dan belanja daerah, dengan tetap memperhatikan aturan yang ada, serta realistisnya setiap agenda,” ungkap Ansar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top