search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

RAAS Mulai Bergerak Masif, Andi Amran Sulaiman Fokus Kerja Sosial

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 15 September 2021 11:00
PEMBANGUNAN MASJID. Pembangunan masjid di sebuah desa di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang diinisiasi Andi Amran Sulaiman melalui ASS Foundation. foto: istimewa
PEMBANGUNAN MASJID. Pembangunan masjid di sebuah desa di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang diinisiasi Andi Amran Sulaiman melalui ASS Foundation. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Relawan Andi Amran Sulaiman (RAAS) untuk Indonesia se-Nusantara mulai bergerak masif dan solidkan kekuatan.

Hal ini ditandai dengan digelarnya Silaturahmi Nasional Relawan Andi Amran Sulaiman (SELARAAS) melalui melalui zoom meeting, Selasa (14/9/2021) malam. Kegiatan ini, berlangsung sukses dan dikuti puluhan ribu relawan dan simpatisan AAS.

Antusiasme peserta silaturahmi nasional yang mengikuti membludak, baik itu perorangan maupun kelompok relawan dari seluruh penjuru Indonesia, hingga tak semua mampu diakomodir dalam gelaran Zoom meeting tersebut.

Sedangkan yang menyaksikan melalui aplikasi Media Sosial (Medsos) berjumlah puluhan ribu. Tercatat melalui media sosial Facebook, jumlah peserta sebanyak 38.400 sedangkan melalui aplikasi YouTube sebanyak 39.800 orang.

Andi Amran Sulaiman (AAS) yang menjadi keynote speaker dalam acara ini, berhalangan tampil, karena ketiadaan signal komunikasi. Diketahui, saat ini Andi Amran Sulaiman memang sedang melakukan perjalanan ke pelosok hutan antara Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara untuk kerja-kerja sosial di bawah payung ASS Foundation serta mengurus jaringan bisnisnya yang membentang mulai pertambangan, perkebunan sawit dan pabrik gula serta perkebunan tebu di bawah payung PT Tiran Group yang mempekerjakan lebih 10.000 orang.

Sukriansyah S Latiet sebagai sahabat kemudian didaulat menjadi pembicara menggantikan Andi Amran Sulaiman.

Sukriansyah mengatakan, saat ini Andi Amran Sulaiman memang sedang fokus melakukan kerja-kerja sosial. Salah satunya adalah membangun masjid di sebuah desa di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

“Pak Andi Amran saat ini lagi bergiat dalam kerja sosial, termasuk membangun masjid di sebuah desa di Konawe Utara, karena desa tersebut tidak ada masjid, maka Pak Andi Amran berinisiatif membangunkan desa tersebut sebuah masjid. Selain itu, mempekerjakan tenaga lokal di sana sekitar 1.000 orang”, katanya.

Di samping melakukan kerja-kerja sosial di bidang keagamaan, Andi Amran Sulaiman juga diketahui aktif dalam kerja sosial di bidang pendidikan, seperti memberi ceramah dan motivasi kepada generasi muda dan mahasiswa.

Andi Amran Sulaiman kerap berkeliling Indonesia untuk menyampaikan kuliah umum dan ceramah terkait dunia pendidikan dan tantangan generasi muda ke depan. Minggu lalu, Andi Amran Sulaiman memberi ceramah di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Ketika ditanya terkait hasil survei Index Indonesia yang menempatkannya sebagai calon wakil presiden potensial dan memiliki elektabilitas tertinggi diantara tokoh-tokoh Indonesia Timur lainnya, Andi Amran Sulaiman hanya tersenyum dan mengatakan, dirinya saat ini hanya fokus untuk mengabdi pada kerja sosial dan berkonsentrasi pada kegiatan bisnis.

Diketahui, silaturahmi nasional relawan AAS mengambil tema ‘RAAS untuk Kedaulatan Ekonomi’. Gelaran silaturahmi nasional ini, dibuka Ketua Panitia, Dadank Riyadha.

Dadank Riyadha mengatakan, saat ini RAAS telah memiliki program yang telah ditanamkan Andi Amran Sulaiman, sehingga relawan tidak lagi merencanakan, tapi tinggal mengencangkan.

Di forum yang sama, Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Muslimin Tanja, menyampaikan, terkait surveynya belum lama ini soal persepsi masyarakat dalam konteks ekonomi. Saat ini bangsa berada di tengah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan krisis ekonomi. Dan masyarakat memiliki harapan ke depan ekonomi Indonesia dapat pulih.

Muslimin juga menyebut tantangan paling pokok dihadapi bangsa saat ini di luar dari konteks pandemi Covid-19, yakni soal harga bahan pokok yang dianggap masyarakat mahal, dan sulitnya lapangan pekerjaan.

Persolan ini, lanjut Muslimin, diharapkan para calon presiden dan wakil presiden 2024 mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan menjawab masalah-masalah yang ada.

“Pak Andi Amran nanti di 2024 sebagai kontestasi, saya kira sangat relevan dan diharapkan mampu menjawab persoalan-persoalan publik yang di hadapi saat ini,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top