search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PPKM Level 4 Tidak Ada di Sulsel, Plt Gubernur: Alhamdulillah

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 22 September 2021 12:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali diperpanjang kembali dua pekan, 21 September 2021 sampai 4 Oktober 2021.

Hal itu termaktub dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Ada kabar baik bagi Sulsel untuk PPKM dua pekan ke depan ini. Dimana sebelumnya, Makassar menjadi wilayah dengan PPKM Level 4, kini menjadi level 2. Dalam Inmendagri itu, ada 18 kabupaten/kota di Sulsel yang masuk dalam PPKM Level 2 dan 6 kabupaten/kota yang masuk dalam PPKM Level 3.

Adapun daerah dengan penerapan PPKM Level 2, yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Gowa, Bone, Maros, Pangkajene Kepulauan, Barru, Wajo, Sidenreng Rappang, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Toraja Utara, Kota Makassar, Parepare, dan Kota Palopo. Untuk level 3, yaitu Kabupaten Bantaeng, Sinjai, Soppeng, Pinrang, Tana Toraja, dan Luwu Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, merasa bersyukur atas keluarnya Provinsi Sulsel dalam zona merah. Hal itu ditandai dimana seluruh kabupaten/kota di Sulsel kini tidak ada yang masuk dalam PPKM Level 4.

“Alhamdulillah, PPKM Luar Jawa-Bali yang baru saja diperpanjang sudah tidak ada Kabupaten/Kota di Sulsel yang level 4. Namun, kita tetap terus melakukan upaya kebut vaksinasi guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok),” katanya, Rabu (22/9/2021).

Keberhasilan ini tentu tak terlepas atas upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di bawah kepemimpinan Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, dalam beragam kerjanya untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sulsel. Seperti menghadirkan Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT), pengadaan HFNC, upaya kebut vaksinasi dengan menghadirkan Mobile Vaccinator, serta beragam lainnya.

“Hal ini tentu kerja keras kita bersama. Dari TNI-Polri, para Bupati/Wali Kota serta pihak swasta lainnya yang turut bahu membahu dalam upaya penanganan pandemi Covid-19,” ungkap Andi Sudirman.

Meski begitu, dirinya mengingatkan, agar para Kepala Daerah di Kabupaten/Kota di Sulsel untuk tetap waspada. Mengingat pandemi virus corona ini belum berakhir.

“Ingat, kita ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. Harus tetap hati-hati, jangan lengah. Jaga protokol kesehatan, 5M. Tetap terus melakukan upaya 3T, pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment),” tegasnya.

Kepada masyarakat Sulsel, Andi Sudirman berpesan untuk tetap hidup seperti kebiasaan baru dengan mematuhi dan disiplin akan pentingnya protokol kesehatan.

“Jaga imun dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin maupun minuman herbal lainnya. Serta menjaga iman dengan senantiasa berdoa agar selalu diberi perlindungan dalam menjalani aktivitas keseharian,” imbuhnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top