search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Lorong Wisata Ala Danny Pomanto Tuai Pujian dari UGM

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 29 September 2021 16:00
JADI NARASUMBER. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (kanan), didaulat menjadi narasumber pada pertemuan secara virtual di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (29/9/2021). foto: istimewa
JADI NARASUMBER. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (kanan), didaulat menjadi narasumber pada pertemuan secara virtual di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (29/9/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, didaulat menjadi narasumber pada pertemuan secara virtual di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (29/9/2021).

Pertemuan ini terkait membicarakan kemajuan dari hasil penelitian Pusat Studi Energi Universitas Gajah Mada (UGM) mengenai penggunaan aplikasi lorong garden di Kota Makassar.

Danny Pomanto memaparkan lorong merupakan sel Kota Makassar. Oleh karena itu, berangkat dari lorong, Danny menciptakan inovasi pada periode pertamanya, yakni lorong garden. Banyak hal yang dicapai mulai dari penanaman cabai yang bisa menekan inflasi.

“Ini kerja sama penelitian dari ITB (Institut Teknologi Bandung) dan UGM. Kerja samanya sudah berjalan setahun dan masih meneliti. Pekan depan akan ada satelit cuaca yang memantau wilayah Kota Makassar untuk menentukan indeks kualitas udara dan hubungan sosial di wilayah yang akan disasar,” ujarnya.

Database yang dikumpulkan nantinya bisa menilai wilayah mana yang layak untuk dilakukan pengembangan produk pangan berkelanjutan dan budaya sosial ekonomi.

Danny mengatakan, proyek ini akan bekerja untuk mengintegrasikan inovasi dalam komunitas cerdas dan terhubung untuk meningkatkan lorong taman di Kota Makassar, Indonesia melalui kolaborasi sinergis antara tim Amerika Serikat (AS) dan Indonesia serta kemitraan erat dengan Kota Makassar.

Proyek Garden Alley sebutnya yang sedang berlangsung di kota bertujuan untuk meningkatkan kelayakan huni kota, diukur dengan faktor-faktor termasuk kualitas udara, indeks panas, ketahanan pangan, dan interaksi sosial.

Ada enam lokasi yang akan menjadi target modernisasi Garden Alley, yakni Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Perumahan Dewi Karmilasari, Kompleks Citra Tello Baru, Jl Abu Bakar Lambogo, Lorong 272, Jl Sungai Kelara Lr 96.

Danny berharap di dalam lorong wisata nantinya terdapat edukasi kesejahteraan dan menanamkan mental-mental mandiri di sebuah lorong.

“Soal lorong wisata ini saya aktif membahas dengan kelembagaan Bro Prof dimana para profesor yang bergabung di dalamnya sangat memuji konsep yang saya paparkan. Karena, menurutnya, membangun Kota Makassar butuh dukungan dari segala arah,” jelasnya.

Adapun peserta virtual kali ini berasal dari Universitas Colorado Boulder, Institut Politeknik Virginia, ITB, dan UGM. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top