search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Abdul Hayat Apresiasi Pertemuan Industri Jasa Keuangan di Toraja Utara

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 05 Oktober 2021 11:00
TPAKD AWARD. Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani (kiri), menyerahkan TPAKD Award Sulsel kepada para penerima di sela-sela pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan di Toraja Utara yang dirangkaikan dengan Opening Ceremony Toraja Highland Festival, Senin (4/10/2021). foto: istimewa
TPAKD AWARD. Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani (kiri), menyerahkan TPAKD Award Sulsel kepada para penerima di sela-sela pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan di Toraja Utara yang dirangkaikan dengan Opening Ceremony Toraja Highland Festival, Senin (4/10/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, TORAJA UTARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menghadiri acara pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan di Toraja Utara yang dirangkaikan dengan opening ceremony Toraja Highland Festival dengan mengangkat tema ‘Sinergitas Antarlini Membangun Pariwisata untuk Pemulihan Ekonomi Nasional’. Acara ini diadakan 4 hingga 10 Oktober 2021.

Abdul Hayat menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi atas upaya kerja sama yang dibangun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI melalui OJK Regional 6 Sulampua, Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara, Bank Sulselbar, dan seluruh perbankan yang turut berkontribusi dalam Toraja Highland Festival (THF).

Untuk itu, kata Hayat, acara ini bertujuan memperkenalkan program-program nasional yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dalam menyambut era baru berwisata seperti desa wisata dan geopark kepada generasi muda dan masyarakat luas.

“Bahkan, jika saya lihat, publikasinya ini bisa sampai ke internasional. Dan ini sekaligus memberikan model kepada Pemprov Sulsel dan kabupaten/kota lainnya untuk melakukan percepatan akses keuangan daerah dengan kolaboratif yang melibatkan OJK RI dan Bank Indonesia,” ucap Abdul Hayat, Senin (4/10/2021).

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengembangkan perekonomian melalui UMKM dengan memberi subsidi bunga.

Untuk itu, kata mantan Direktur Kementerian Sosial ini, diharapkan kepada seluruh bupati/wali kota untuk memfasilitasi UMKM di daerahnya agar penyaluran KUR ini, hendaknya dimanfaatkan dan dikelola dengan baik dan tepat sasaran.

Abdul Hayat juga memberikan pujian kepada dua Tokoh Aaparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel mendapatkan penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), yakni Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sulsel Since Erna Lamba dan Herlina Kasubag Analisis Ekonomi dan Kelembagaan Ekonomi.

Abdul Hayat mengatakan, TPAKD inilah yang dikerjakan secara masif oleh Herlina sebagai tokoh penggerak TPAKD dan Since Erna Lamba sebagai tokoh TPAKD.

“Dan saya rasa ini, hal yang wajar karena melihat kinerja dan sekaligus kontribusinya terhadap acara ini,” ungkapnya.

Abdul Hayat berharap, kegiatan yang sama bisa dilakukan di tempat wisata sekaligus mempromosikannya, seperti Bulukumba dan Selayar.

Di tempat yang sama, Kasubag Analisis Ekonomi dan Kelembagaan Ekonomi, Herlina, mengatakan, hal ini tidak terlepas dari tugas dan fungsi dalam menangani kelembagaan keuangan di Sulsel.

“Jadi memang kami lebih banyak berkoordinasi dengan lembaga jasa keuangan, perbankan maupun non perbankan. Puji Tuhan kerja keras tidak menghianati hasil,”ungkapnya.

Abdul Hayat juga memberikan TPAKD Award Sulsel kepada Kabupaten/kota yang menerima penganugerahan, yakni Kabupaten Sidrap, Wajo, Bone, Gowa, Maros, Kota Parepare, Kepulauan Selayar, Pinrang, Tokoh Penggerak Literasi Inklusi Keuangan Since Erna Lamba, Syaiful, dan Herlina.

Hadir secara langsung Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia Fadjar Madjardi, Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Bupati/Wali Kota se-Sulsel dan Sulbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, para Forkopimda, Pimpinan OPD Provinsi Kabupaten/Kota, akademisi, asosiasi pelaku usaha, dan tokoh masyarakat, hadir secara offline Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Toraja Utara Yohannes Bassang (Ombas). (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top