search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Bagi Pengalaman Smart City Digital Payment pada Acara ASUF

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 06 Oktober 2021 23:00
PEMBICARA. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, didaulat sebagai pembicara pada ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) yang digelar secara virtual di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (6/10/2021). foto: istimewa
PEMBICARA. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, didaulat sebagai pembicara pada ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) yang digelar secara virtual di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (6/10/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, didaulat sebagai pembicara pada ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) yang digelar secara virtual di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Rabu (6/10/2021).

Dalam forum ini Danny Pomanto diminta memaparkan mengenai pertumbuhan yang inklusif dan setara solusi pembayaran digital untuk meningkatkan finansial inclusion di negara negara ASEAN.

“Dalam forum ini kita diminta menjadi kota yang bisa men-share pengalamannya, soal smart city, terkhusus persiapan menghadapi digital payment,” katanya.

Danny menjelaskan, saat ini kota Makassar telah melaksanakan Makassar Smart Card, yakni cashless payment, yang merupakan bagian kecil dari digital payment.

“Artinya pembayaran tidak pakai uang, tapi kalau digital payment, full semua kegiatan tidak ada kelihatan uangnya, tapi transaksinya secara digital,” ujarnya.

Danny mengatakan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah menyusun digital payment lewat QR Code, sebagai platform pribadi yang kemudian secara bertingkat, dijadikan platform untuk satu kota.

“Intinya adalah QR Code, dimulai membuat QR Code untuk solusi saat penanganan pandemi Covid-19, seperti kemarin, baru setelah itu secara sepuluh tahap langkah untuk memfungsikan QR Code sebagai digital payment, misalnya penyerahan Bantuan Sosial (Bansos), asuransi, BPJS, pajak parkir, komersial serta disektor riil ekonomi perbelanjaan. Setelah itu, QR Code semua data masyarakat akan dijoinkan dengan digital payment,” jelaskan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top