search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Investasi Deposito Pintar, Jangan Tergoda Imbal Hasil Besar

doelbeckz - Pluz.id Senin, 11 Oktober 2021 16:00
Lukman Haqeem. foto: istimewa
Lukman Haqeem. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pengamat Investasi dari Esandar Arthamas, Lukman Haqeem, mengatakan, calon investor harus lebih teliti dalam memilih produk deposito dan tidak gampang tergoda imbal hasil besar yang melebihi standar bank sentral.

“Sekali lagi, yang utama pilihlah lembaga keuangan yang kredibel. Jangan tergoda dengan tingkat pengembalian yang besar.! Karena biasanya yang demikian ini rawan dengan penipuan atau scamming,” kata Lulman melalui keterangan resmi, Senin (11/10/2021).

Menurutnya, bunga deposito akan selalu disesuaikan dengan suku bunga yang ditetapkan bank sentral.

“Tapi perlu diperhatikan bahwa biasanya tetap di bawah suku bunga bank sentral,” tegasnya.

Lukman memaparkan, beberapa keuntungan melakukan investasi dalam bentuk deposito, seperti tingkat risiko yang relatif aman.

“Tingkat risiko yang relatif aman, dibandingkan dengan investasi di pasar uang, misalnya. Keamanan dana juga dijamin oleh pemerintah lewat LPS, Lembaga Penjamin Simpanan,” jelasnya.

Lukman meminta investor memperhatikan jangka waktu investasi, deposito menjadi pilihan yang tepat buat investor yang ingin berinvestasi dalam skala waktu panjang.

“Karena mekanisme deposito, yang berbeda dengan tabungan, dimana dana nasabah dapat dicairkan pada saat jatuh tempo. Pilihan tenor deposito, mulai dari bulanan, triwulan, semester hingga tahunan. Masing-masing tenor memiliki tingkat imbal hasil yang berbeda,” katanya.

Lukman kembali mengingatkan calon investor harus lebih hati-hati dalam melakukan investasi, investor juga harus memahi peraturan yang menaungi investasi yang dipilih.

“Hal yang harus diperhatikan saat ingin melakukan deposito adalah pilihkah lembaga keuangan yang terpercaya, jelas status hukumnya dan produk deposito juga sesuai dengan perundang-undangan,” tegasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top