search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

UIM Motivasi Mahasiswa untuk Inovatif

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 14 Oktober 2021 10:00
KULIAH UMUM. Rektor UIM Dr Hj A Majdah M Zain MSi bersama mentor startup digital teknologi dan ekosistem Achmad Sugianto usai membawakan kuliah umum di Auditorium KH Muhyiddin UIM, Makassar, Rabu (13/10/2021). foto: istimewa
KULIAH UMUM. Rektor UIM Dr Hj A Majdah M Zain MSi bersama mentor startup digital teknologi dan ekosistem Achmad Sugianto usai membawakan kuliah umum di Auditorium KH Muhyiddin UIM, Makassar, Rabu (13/10/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan mentor startup digital teknologi dan ekosistem, Achmad Sugianto.

Kuliah umum dihadiri pimpinan dan mahasiswa ini, dilaksanakan di Auditorium KH Muhyiddin UIM, Makassar, Rabu (13/10/2021).

Achmad Sugiarto merupakan penulis buku ‘Synergy Way of Disruption’ Departemen Sinergi Telkom dengan Michael E Raynor Harvard Business School. Saat ini menjabat sebagai Direktur TelkomSigma.

Rektor UIM, Dr Hj A Majdah M Zain MSi, dalam sambutannya berharap melalui kuliah umum ini, menjadi motivasi bagi civitas akademika UIM untuk membangun kultur kreatif dan inovatif.

“Karena orang cerdas dan kuat adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan,” urainya.

Achmad Sugianto mendukung harapan Rektor UIM bagi terciptanya inovasi mahasiswa yang dibutuhkan masyarakat.

“Perlu ada dan diciptakan kultur di kampus UIM agar lahir startup baru di bidang teknologi dan ekosistem. Di UIM harus perbanyak inkubasi ide dan inovasi,” harapnya.

Peraih ICT Award Asia Pacific di Srilanka dan ICT Award ASEAN ini, merinci, untuk sebuah transformasi menjadi yang unggul dibutuhkan kultur yang tercipta dari hati dan komitmen.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Teknik UIM, Dr Ir Suradi MT, mengungkapkan, mahasiswa Fakultas Teknik UIM baru-baru ini, meraih peringkat pertama lomba nasional inovasi teknologi terkait Covid-19.

“Mahasiswa kami berhasil menciptakan jam tangan yang mampu mendeteksi denyut jantung dalam jarak 2 Meter untuk mendukung program jaga jarak menghindarkan penularan Covid-19,” tuturnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top