Amir Bakriyadi Berikan Inspirasi Pelaku Ekonomi Kreatif di Klungkung
PLUZ.ID, KLUNGKUNG – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI), Amir Bakriyadi, menghadiri acara Sharing Creativepreneur yang diselenggarakan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Kamis (21/10/2021).
Acara yang berkolaborasi dengan Wirausaha HAB ini, terlaksana di Warung Pog’s yang turut dihadiri Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.
Dalam seminar ini, Amir Bakriyadi memberikan inspirasi kepada pengusaha pemula dan pelaku ekonomi kreatif bagaimana memulai usaha.
“Kalau ingin sukses tentu saja harus didukung dengan kemauan dan kemampuan, tidak usah banyak pilihan usaha, satu saja fokus dengan apa yang kita inginkan, nda usah banyak-banyak, ujarnya.
AB, sapaan akrab Amir Bakriyadi, hanya ada dua kemungkinan dalam belajar usaha sendiri di rumah, sukses atau gagal. Ketika sukses kamu dimotivasi mimpi-mimpi besar di awal, maka bisa jadi kegagalan akan menghantui.
“Untuk bisa memahami membuat usaha sendiri, tepiskan rasa takut akan kegagalan dalam memulai usaha sendiri karena ini akan berpengaruh pada mental sebagai seorang pengusaha pemula, usaha yang paling baik adalah kebutuhan primer,” ucap pengusaha peternakan ini.
Pada kesempatan ini, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, mengatakan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif di kota ini tetap diarahkan untuk bisa bertumbuh dan berkembang meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Saat ini, jumlah usaha mikro yang ada di Kabupaten Klungkung sebanyak 35.512 usaha, usaha kecil 222 unit dan menengah 58 unit. Sedangkan, untuk jumlah koperasi di Kabupaten Klungkung ada 150 koperasi,” ungkap bupati dua periode ini.
Dalam acara ini menghadirkan juga narasumber Founder Papilas Coffee Komang Gede Esa Arianta hadir pula Kepala Bappeda, Ketua Komite Ekonomi Kreatif, Kepala Dinas Penanam Modal dan Layanan Satu Pintu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan setempat. (***)