search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Perumda Parkir Makassar Tertibkan Pelaku Usaha Gunakan Rolling Jalan

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 26 Oktober 2021 15:00
PENDATAAN. Petugas Perumda Parkir Makassar Raya mendata para pelaku usaha yang dianggap menggunakan rolling jalan untuk melebarkan usahanya, seperti di Jl Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. foto: istimewa
PENDATAAN. Petugas Perumda Parkir Makassar Raya mendata para pelaku usaha yang dianggap menggunakan rolling jalan untuk melebarkan usahanya, seperti di Jl Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya terus mendata para pelaku usaha yang dianggap menggunakan rolling jalan untuk melebarkan usahanya.

Hal ini seperti dilakukan toko handphone, toko baju, bengkel motor, dan toko sepatu tepatnya di Jl Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, belum lama ini. Bahkan, sudah dilaksanakan selama tiga pekan.

Direktur Operasional (Dirops) Perumda Parkir Makassar Raya Susuman Halim, Kabag Umum, Kabag Pengelolaan, Kabag Produksi, dan sejumlah staf turun langsung memantau kondisi di lapangan.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar, mengungkapkan, dari ratusan tempat usaha atau toko di Jl Rappocing sebagian besar diantaranya tidak menyediakan lahan parkir. Rolling jalan yang seharusnya dimanfaatkan sebagai lahan parkir kini dijadikan sebagai tempat usaha.

“Kita turun sekaligus edukasi dan sosialisasi, karena pelanggarannya itu rolling jalan, tapi dijadikan tempat usaha. Harusnya jadi lahan parkir,” ujar Haji Ilo, sapaan akrab Irham Syah Gaffar.

Menurutnya, kondisi ini juga yang menyebabkan kemacetan di sepanjang Jl Rappocini. Sebab pengunjung memarkir kendarannya di bahu jalan.

Padahal, menurut Irham Syah Gaffar, ada potensi pendapatan jika lahan parkir di sana ditata dengan baik. Sebab, di sepanjang Jl Rappocini terdapat sedikitnya 200 tempat atau badan usaha.

Apalagi, Perumda Parkir memang akan mewajibkan seluruh badan usaha untuk bisa berlangganan parkir bulanan.

“Dari kegiatan ini yang sementara kita kerja, baru 3/4 terealisasi. Baru 50 badan usaha (di Rappocini) tercover untuk bisa berlangganan parkir bulanan. Pasti rencana ini ada penolakan dari pemilik usaha lainnya di sana,” katanya.

Tidak hanya di Jl Rappocini, Perumda Parkir juga akan menyasar ruas jalan lainnya, seperti di sepanjang Jl Veteran, yang memiliki potensi kurang lebih 500 badan usaha.

“Data kami ada ribuan titik badan usaha yang bakal didatangi. Hal ini sesuai aturan Perda nomor 2 tahun 2021 tentang Parkir Langganan Bulanan. Sehingga kita turun lagi mendata baru yang tidak mempunyai tempat parkir,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top