search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Tutup Kongres ll KSN

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 06 November 2021 19:00
PENUTUPAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, resmi menutup agenda kongres II Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/11/2021) malam. foto: istimewa
PENUTUPAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, resmi menutup agenda kongres II Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/11/2021) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, resmi menutup agenda kongres II Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/11/2021) malam.

Danny Pomanto mengatakan, peran KSN saat ini, tentunya sangat strategis dan penting, karena telah menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi bangsa ini.

“Pengalaman Makassar bersama kaum pekerja, adalah dengan kekuatan komunikasi yang baik, walaupun mempunyai beberapa perbedaan, tetapi dengan pendekatan kultural, saling share, menghargai, saling menasehati adalah pola pemerintah bersama dengan KSN untuk mencapai titik temu,” ucapnya.

Danny mengatakan, suatu kehormatan bagi kota yang baru saja menyelesaikan tugas terberat, tetapi tetap berjalan, yaitu menghadapi pandemi Covid-19.

“Saat Makassar zona hitam, berkat keterlibatan seluruh masyarakat melalui program Makassar Recover, Alhamdulilah akhirnya kita turun ke level 2, tidak ada satu kota di Indonesia dari level 4 turun langsung ke level 2,” ungkapnya.

Danny menuturkan, Makassar saat ini sudah termasuk dalam salah satu kota terbaik melaksanakan vaksinasi di Indonesia.

“Di Kota Makassar kita telah melaksanakan 75 persen vaksinasi, walaupun saat ini lansia belum semua, sehingga relaksasi ekonomi perlu dilakukan agar roda ekonom kita berjalan kembali,” tuturnya.

Oleh karena itu, sebagai wali kota yang lahir dan hidup di lorong, serta bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat mulai dari gang kumuh hingga berbagai etnis, Danny ingin pembangunan negara ini bukan hanya dinikmati pembesar, tetapi juga dinikmati para pekerja.

“Termasuk perlindungan terhadap para buruh, dengan menyempurnakan sistem yang kita bangun, kue pembangunan bukan dinikmati segelintir orang, tapi harus dinikmati semua, sehingga percepatan untuk mewujudkan Makassar kota dunia yang Sombere’ dan Smart City dengan imunitas kuat untuk semua, dapat segera terwujud,” terangnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top