search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sebarkan Konten Positif dengan Budayakan Berinternet Sehat

doelbeckz - Pluz.id Senin, 15 November 2021 22:00
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

Literasi Digital Sulawesi 2021

PLUZ.ID, GORONTALO – Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin (15/11/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah ‘Jadi Pembuat Konten yang Hits dan Berfaedah’.

Program kali ini diikuti 324 peserta serta menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Cyber Security Digital Anwar Fattah, Standup Comedian dan Kreator Konten Ovil Putra, Dosen Universitas Dr Soetomo Zulaikha, dan Dosen Sultan Amal Gorontalo Asriyati Najamuddin. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Septi Wulandari selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Anwar Fattah yang menyampaikan tema ‘Generasi Alfa’. Generasi ini cenderung lebih cerdas dalam hal teknologi, atau disebut dengan generasi digital. Karena teknologi menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi ini, maka orang tua pun wajib melek teknologi.

“Generasi ini mudah terpapar hal negatif. Orang tua berperan sebagai barrier, pengarah, pengawas,” katanya.

Berikutnya, Ovil Putra membagikan tema ‘Digital Ethics: Konten Digital’. Konten digital bermasalah berarti dia melanggar etika atau menyinggung atau tidak bermanfaat. Maka, dalam berkarya, kreator konten harus memperhatikan beberapa hal seperti orisinalitas, etika, manfaat, serta kreativitas dalam mengemas pesan.

“Hal-hal yang tidak seharusnya menjadi muatan suatu konten diantaranya, berbau SARA, melanggar etika, tidak bermanfaat, plagiarisme, pornografi, dan penghinaan,” katanya.

Adapun pemateri ketiga, Soetomo Zulaikha menyampaikan tema ‘Multikultural di Ruang Digital’. Konflik terjadi, karena kurang pahamnya masyarakat akan cara berbicara secara terbuka dengan anggota dari peradaban lain, sejarah masa lalu yang buruk, antagonisme etnis tertentu, provokasi, atau ketidaksiapan terhadap dinamika masyarakat yang multikultural.

“Solusi konflik multikulturalisme diantaranya adalah menghormati pendapat orang lain, toleransi, pengetahuan yang lebih baik tentang ragam budaya, dan sikap terhadap rekonsiliasi,” ucapnya.

Sebagai pemateri terakhir, Asriyati Najamuddin membawakan tema ‘Cyberbullying dan Cara Menghentikannya’. Dampak perundungan siber bagi korban antara lain dampak mental, sosial, emosional, fisik, dan kehidupan sekolah anak. Sementara bagi pelaku, dampaknya yaitu perilaku yang agresif, berwatak keras, mudah marah, kurang empati, ingin mendominasi orang lain, dan dijauhi orang lain.

Setelah pemaparan materi semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaannya,
“Sebagai orang tua menyadari gen Alpha ini lahir dengan perkembangan teknologi gadget yang sangat pesat. Bagaimana mengawasi atau kontrol anak-anak gen Alpha, yang dari lahir sudah memegang gadget?,” tanya Indah Puspita kepada Anwar Fattah.

“Cara mengawasinya ada beberapa langkah, misalkan orang tua setelah selesai memainkan gawai mengecek si anak akses kemana saja, website apa yang dibuka, konten apa yang dilihat. Disarankan ke YouTube Kids yang lebih aman,” jawab Anwar Fattah.

Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top