search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nurul Hidayat Sebut Anak Aset Negara yang Perlu Mendapat Perlindungan

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 18 November 2021 23:00
SOSIALISASI PERDA. Anggora DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 5  tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel Pesonna Makassar, Kamis (18/11/2021). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Anggora DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel Pesonna Makassar, Kamis (18/11/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggora DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, menyebut anak merupakan aset negara yang perlu mendapat perlindungan. Sehingga, dirinya meminta peran seluruh pihak untuk memberikan perlindungan terhadap anak.

Hal itu disampaikan saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel Pesonna Makassar, Kamis (18/11/2021).

“Kenapa saya sebut aset, manusia adalah sumber daya dalam pembangunan. Mereka ini masa depan bangsa,” ucap Nurul Hidayat.

Politisi Partai Golkar ini, mengimbau, para orang tua agar tidak menyia-nyiakan anak bahkan meminimalisir adanya kekerasan terhadap anak. Regulasi ini hadir untuk memberikan perlindungan.

“Tujuan perda ini untuk memenuhi hak-hak anak agar mereka bisa hidup dan berkembang sesuai harkat dan martabat manusia,” jelasnya.

Tak hanya itu, Nurul menyebut, perda yang diinisiasi legislatif ini, melarang untuk melakukan eksploitasi atau kekerasan ke anak. Oleh karena itu, perlu diperkuat sistem perlindungan anak di setiap RT dan RW.

“Jadi tugas pemerintah ini melaksanakan perda ini. Peran aktif masyarakat juga dibutuhkan minimal membantu sosialisasikan regulasi ini,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Achi Soleman, menyampaikan, alasan lahirnya perda ini, yakni untuk melindungi anak-anak dari kejahatan orang dewasa. Mulai dari kasus kekerasan rumah tangga hingga yang terjadi di masyarakat berpotensi terus terjadi.

“Pemerintah wajib membuat aturan untuk melindungi anak-anak. Karena banyak kasus-kasus yang bisa mengarah pada kekerasan anak,” katanya.

“Regulasi ini mengatur, bahwa pemerintah, keluarga di rumah tangga sampai pada lingkungan masyarakat wajib mengikuti aturan ini. Jika tidak, ada sanksi yang akan diberikan,” tambahnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top