search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Adnan Harap Kadin Gowa Jadi Rumah Besar Seluruh Pengusaha

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 19 November 2021 15:00
SALAM KOMANDO. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan salam komando dengan Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras di sela-sela Pelantikan Pengurus Kadin Kabupaten Gowa Masa Bakti 2021-2026 di Gedung Haji Bate, Gowa, Kamis (18/11/2021) malam. foto: istimewa
SALAM KOMANDO. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan salam komando dengan Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras di sela-sela Pelantikan Pengurus Kadin Kabupaten Gowa Masa Bakti 2021-2026 di Gedung Haji Bate, Gowa, Kamis (18/11/2021) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menaruh harapan besar pada keberadaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Kabupaten Gowa. Sebab para pelaku usaha ikut berperan dalam mendorong pembangunan daerah melalui sektor ekonomi.

Salah satunya peran Kadin Kabupaten Gowa diharapkan dapat menjadi rumah yang nyaman bagi para pelaku usaha atau pengusaha.

“Kadin ini adalah rumah besar kita bersama. Rumahnya seluruh pengusaha untuk bertukar pikiran. Bagikan pengalaman keberhasilan Anda, supaya pengusaha yang lain juga bisa berhasil. Rangkul lebih banyak orang agar mau menjadi pengusaha,” kata Adnan saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Kadin Kabupaten Gowa Masa Bakti 2021-2026 di Gedung Haji Bate, Gowa, Kamis (18/11/2021) malam.

Adnan mengatakan, hal ini juga penting, sebab rasio pengusaha Indonesia berada di angka 3,74 persen. Jumlah ini masih kalah jika dibandingkan dengan Thailand yang berada di 4,2 persen, Malaysia 4,7 persen, dan Singapura 8,7 persen.

Sebagian negara maju bahkan rasio pengusahanya berada di angka 12 persen. Padahal, jika dilihat dari jumlah penduduk dan potensi pengembangan usahanya, Indonesia memiliki kesempatan untuk dapat melebihi angka tersebut.

Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar bagi pemerintah baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten.

Terkhusus di Kabupaten Gowa, pemerintah terus berusaha meningkatkan rasio pengusaha dengan aktif bersinergi dan berkolaborasi dengan pelaku-pelaku usaha baik secara langsung, maupun melalui organisasi yang menaungi pengusaha tersebut. Salah satunya adalah Kadin.

Adnan mengaku, tidak ada yang dapat dilakukan jika semua elemen berjalan sendiri-sendiri, sebab hanya dengan kolaborasi kesuksesan dapat dicapai.

Kolaborasi ini harus dilakukan lima pilar pembangunan yang terjalin di dalam teori Pentahelix, yaitu pemerintah, masyarakat, pengusaha, akademisi, dan media.

“Pada 2045, Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terkuat keempat di dunia akibat adanya bonus demografi, dimana jumlah usia produktif kita lebih banyak daripada yang tidak produktif,” terang Adnan.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan hal tersebut, Adnan menyampaikan, usia produktif yang dimiliki ini harus memiliki kompetensi dan skill yang lebih baik agar mampu menggerakkan perputaran ekonomi yang lebih maju.

Pada kesempatan ini juga, Adnan meminta kepada seluruh elemen untuk bekerjasama, menjaga kolaborasi dan kekompakan dalam menghadapi dua isu besar di masa pandemi Covid-19, yaitu isu pemulihan ekonomi dan kesehatan, dalam hal ini penanganan Covid-19.

Adnan menegaskan, kedua isu besar itu tidak dapat hanya dipilih salah satunya, akan tetapi harus berjalan beriringan.

“Kegiatan ekonomi harus berjalan dan kesehatan juga terpenuhi. Sebab jika hanya memilih salah satu, maka akan menjadi berantakan dan berdampak langsung kepada masyarakat maupun pemerintah daerah,” jelasnya.

Ketua Umum Kadin Gowa, Ardiansyah Arsyad, saat ditemui usai pelantikan mengatakan, pelantikan ini menjadi spirit baru untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Gowa.

“Tentu saja ini tak lepas dari sinergitas dengan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Gowa dan beberapa stakeholder terkait,” katanya

Ardiansyah menyampaikan, Kadin sebagai lokomotif pendorong pengembangan perekonomian di Kabupaten Gowa akan terus bekerjasama dan berkolaborasi dengan semua pihak yang diperlukan untuk memajukan Kabupaten Gowa.

“Hal tersebut akan kami upayakan supaya bisa cepat terwujud terutama untuk pengembangan pariwisata, budaya, dan agrowisata di Kabupaten Gowa,” katanya.

Sementara, Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, menerangkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal kedua tahun 2021 sempat mengalami kenaikan sebesar 7,07 persen secara year on year, tetapi kembali mengalami penurunan di kuartal ketiga menjadi 3,51 persen sebagai akibat dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Andi Iwan berharap, agar semakin banyak orang yang ingin terjun ke dunia usaha agar mampu membantu pergerakan roda perekonomian di Indonesia.

“Anak muda yang ada di Kabupaten Gowa ini bisa diarahkan untuk menjadi entrepreneur agar pengembangan usaha di Gowa semakin maju, tingkat perekonomian juga akan semakin meningkat. Seluruh pengurus harus aktif berkontribusi untuk itu,” jelas Iwan yang juga menjabat sebagai Ketua Gerindra Sulsel.

Kegiatan pelantikan kali ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kadin Gowa dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk penggunaan dana Corporate Social Responsibity (CSR) pengelolaan ekonomi masjid yang ada di wilayah Kabupaten Gowa. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top