search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Yudhistira Bamsoet Bersama SMSI Bahas Komunitas Milenial

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 15 Desember 2021 10:00
Yudhistira Raditya Soesatyo (kiri)-Firdaus. foto: istimewa
Yudhistira Raditya Soesatyo (kiri)-Firdaus. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus mengundang rapat terbatas tokoh muda nasional Yudhistira Raditya Soesatyo (Yudhistira Bamsoet) membahas tentang media siber dan komunitas milenial di Indonesia yang berlangsung di Kantor SMSI Pusat, Jakarta, Selasa, (14/12/2021).

“Pengguna internet di Indonesia saat ini lebih dari 200 juta penduduk. Yang jika kita mengacu survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia tahun 2019-2020, penetrasi pengguna internet di Indonesia didominasi kelompok usia 15 hingga 19 tahun sebesar 91 persen, disusul kelompok usia 20 hingga 24 tahun sebesar 88,5 persen,” ujar Firdaus.

Menurutnya, potensi ini yang pada akhirnya SMSI berinisiatif membentuk Milenial Cyber Media untuk mengedukasi generasi milenial dan generasi Z.

“Kita akan mengedukasi kelompok milenial dan gen Z yang di dalamnya ada Ketua-ketua OSIS dan kelompok muda lainnya terkait disiplin verifikasi terhadap sesuatu informasi yang berkembang di media dan media sosial,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yudhistira Bamsoet menyatakan, media siber saat ini adalah pintu masuk bagi kelompok milenial dan Gen Z mencari informasi tertentu.

“Karena media siber selalu disiplin melakukan verifikasi terhadap informasi tertentu, maka kita meyakini saat ini dan beberapa tahun yang akan datang media siber masih menjadi gerbang utama untuk mencari informasi,” ujarnya.

Yudhistira Bamsoet mengatakan, generasi milenial dan Gen Z memperoleh informasi adalah melalui media sosial. Tapi, informasi yang berasal dari media sosial jika tidak disaring akan berbahaya bagi pengguna itu sendiri.

“Karena sifat media sosial yang tidak disiplin verifikasi, maka informasi yang berkembang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga kita meyakini bahwa media siber adalah pintu masuk bagi informasi yang terverifikasi dan kami siap membantu dan bekerja sama dengan SMSI Pusat,” ujar putra Bambang Soesatyo (Bamsoet) ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top