MUI dan KPID Sulsel Siapkan Khotbah Jumat Serentak pada 1 April
PLUZ.ID, MAKASSAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulsel silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulsel di Kantor MUI Sulsel, Kamis (13/1/2022).
Dalam pertemuan tersebut, KPID memaparkan program pemerintah pusat terkait digitalisasi penyiaran televisi teresterial yang tahapannya akan dimulai 31 April 2022.
Oleh karena itu, KPID meminta dukungan MUI untuk melakukan literasi kepada masyarakat dengan melibatkan ulama. Karena saat digitalisasi penyiaran, konten program, dan jumlah media penyiaran akan bertambah khususnya di Sulsel.
“Media penyiaran memiliki banyak dampak positif, seperti memberi informasi, edukasi dan hiburan. Namun, ada pula dampak negatifnya. Seperti rentannya masyarakat kita terhadap pengaruh buruk media penyiaran akibat masih terbatasnya literasi. Oleh karena itu, kami butuh dukungan MUI untuk bersama kami melakukan literasi melalui khotbah Jumat serentak pada 1 April 2022 mendatang,” ujar Muhammad Hasrul Hasan, Ketua KPID Sulsel di hadapan Ketua MUI Sulsel AG Prof DR KH Najamuddin Abd Safa LC MA dan jajaran pengurus.
Gayung pun bersambut dan permintaan KPID disetujui MUI yang segera menyusun materi khotbah yang nantinya akan disebar di seluruh masjid yang ada di Sulsel.
“Kita setuju untuk bersinergi dengan KPID dan menyusun materi khotbah Jumat serentak. Dan saya berharap sinergi ini cakupannya bisa lebih luas lagi tidak hanya sebatas khotbah serentak dan memperbaharui MoU (Memorandum of Understanding) antara MUI dan KPID Sulsel,” ujar AG Prof DR KH Najamuddin Abd Safa LC MA.
Sementara, Sekretaris MUI Sulsel, AG KH DR Muammar Bakri, mengatakan, dengan MoU ini pihaknya bisa mengedukasi masyarakat melalui literasi bersama sesuai hadis Nabi Muhammad SAW.
“Seseorang dianggap dusta, jika ia menyebarkan informasi yang dia tidak ketahui kebenarannya. Maka di situlah hadir MUI memberi pencerahan ke masyarakat,” katanya.
Usai pertemuan KPID dan MUI, menyepakati untuk segera menyusun materi khotbah Jumat serentak pada 1 April nanti yang akan disebar di 13.673 masjid di Sulsel. (***)