search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Dekranasda Malra Perkenalkan Produk UMKM di Maluku Baileo Exhibition

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 06 Februari 2022 09:00
Eva Elya Hanubun. foto: istimewa
Eva Elya Hanubun. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Maluku Baileo Exhibition (MBE) 2022, yang merupakan Ekspo Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Maluku digelar di Makassar, Sabtu (5/2/2022).

Promosi produk UMKM Provinsi Maluku, memiliki semangat yang sangat kuat guna meningkatkan peran dan partisipasi UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi.

Dengan dukungan kerja sama dan jejaring pemasaran yang andal, produk UMKM Maluku akan lebih mudah dikenal dan mampu mencapai pasar, sehingga meningkatkan akses dan distribusi produk-produk UMKM dimaksud.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Eva Elya Hanubun, serta dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Maluku Tenggara, sangat menyambut baik dan berkeinginan untuk ikut serta menyukseskan Maluku Baileo Exhibiton 2022.

“Keikutsertaan UMKM Maluku Tenggara yang merupakan Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, dalam hal ini OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis di bidang perikanan, pariwisata, perindustrian, dan perdagangan, serta afiliasinya dengan Dekranasda Kabupaten Maluku Tenggara, mau menunjukkan adanya keseriusan dan keberpihakan Dekranasda, dalam upaya bersama pemerintah daerah melaksanakan agenda pemulihan ekonomi yang difokuskan pada penguatan UMKM,” ungkap Eva Elya Hanubun dalam keterangan tertulisnya.

Ada banyak produk hasil dari produksi Dekranasda dipamerkan, salah satu yang banyak menarik perhatian adalah makan embal-embal yang merupakan makanan tradisional Maluku Tenggara.

Eva mengatakan, ada banyak manfaat yang terkandung dalam makanan tersebut, diantaranya tidak mengandung gula, dapat menyembuhkan kanker dan berbagai penyakit lainnya.

“Embal ini adalah makanan tradisional Maluku Tenggara yang kini akan diproduksi UMKM binaan di Maluku Tenggara,” ungkapnya.

Hingga kini, paparnya, embal-embal ulang pada awalnya merupakan makanan tradisional kini telah dibuat menjadi lebih kreatif dengan berbagai macam bentuk

“Total ada 100 bentuk olahan embal-embal yang telah kami punyai,” jelasnya.

Ia pun mengaku kegiatan MBE ini, sangat membantu dalam promosi produk UMKM

“MBE ini sangat membantu mempromosikan produk-produk kami agar menjadi lebih terkenal lagi,” ungkapnya yang juga merupakan istri M Thaher Hanubun, Bupati Maluku Tenggara ini.

Makanan embal-embal itupun sangat laku dalam even MBE ini, saat ditemui wartawan, seluruh produk dari Dekranasda Maluku Utara telah habis terjual. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top